Rapat, seminar, pelatihan, pengajian, hingga kegiatan kampus kini semakin sering dilakukan secara online. Salah satu platform yang banyak digunakan untuk kebutuhan tersebut adalah Zoom.
Namun, tidak semua orang membutuhkan akun Zoom berlangganan dalam jangka panjang. Jika penggunaan hanya dilakukan untuk acara tertentu, menyewa Zoom untuk satu hari dapat menjadi salah satu pilihan yang lebih praktis.
Lalu, kapan sebaiknya menggunakan layanan sewa Zoom dan apa saja yang perlu diperhatikan sebelum acara dimulai?
Seringkali penelpon adalah sales asuransi, kartu kredit, sales kredit bank, perdagangan berjangka, dlsb. Kalau diangkat, mereka terus nerocos promosi, padahal kita nggak mau produk mereka. Menggganggu konsentrasi dan kesibukan kita.
Seringkali penelpon adalah penipu, spammer.
Kadang juga orang telpon untuk sesuatu yang tidak mendesak. Padahal saya sedang ada kesibukan. Karena mengira ada sesuatu yang penting dan mendesak, saya angkat. Eh ternyata bukan sesuatu yang mendesak.
Pernah juga saya sedang mengisi forum. Normalnya semua telpon saya abaikan. Tapi ada telpon dari seseorang yang saya khawatir ada sesuatu yang darurat/berbahaya (misalnya sakit dan butuh pertolongan). Eh ternyata bukan. Ya alhamdulillah bukan sesuatu yang darurat, tapi ya sudah menginterupsi suatu acara.
Menjawab telepon, berarti harus menjawab dengan cepat. Padahal, bisa jadi ia menanyakan sesuatu yang saya butuh waktu untuk memikirkannya dulu (butuh waktu). Atau perlu berunding dulu dengan istri.
Saya pernah tidur agak sore (mungkin habis Isya’, karena capek). Kemudian mungkin sekitar pukul 21.00 ada telepon (saya lupa persisnya, kalau tidak salah diminta mengisi acara). Saya setengah sadar menjawab iya-iya. Habis itu tidur lagi, dan LUPA. Gaswat….
Misalnya kita aktif menjadi pengurus yayasan, organisasi sosial, komunitas, paguyuban warga, dan sejenisnya yang di sana kita itu tidak dibayar, walau sesibuk apapun.
Jika suatu ketika kita berkenalan dengan orang kemudian ditanya pekerjaannya apa, atau kerja dimana, apakah kita akan menjawab :
Misalnya, jangan berbohong karena berdosa. Dibandingkan : jangan berbohong karena nanti akan membuat orang tidak percaya lagi dengan kamu!
Justru penanaman aqidah Islam itu sejak kecil. Saat baligh mereka sudah terikat hukum Islam. Urusan perbuatan, itu pasti ada hukumnya, yaitu : wajib, sunnah, mubah, makruh, haram.
Hati-hati paham sesat feminisme bisa masuk tanpa sadar yang terpancar melalui pertanyaan / pernyataan semodel sbb :
Istri bertanya : “Aku ini ART atau IRT?” Istri adalah ummun wa robbatul bait (ibu dan pengurus rumah tangga). Aktivitas di dalam rumah memang bagiannya istri. Sementara aktivitas di luar rumah adalah bagiannya suami. Defaultnya begitu. Tapi karena suami istri adalah sahabat dekat yang saling membantu, maka adalah baik berbuat saling membantu.
Tapi ketika muncul rasa bahwa aktivitasnya sebagai istri seperti ART, nah ini berbahaya.
Seandainya Timor Leste sekarang diinvasi negara lain misalnya Australia, apakah Indonesia akan mengirimkan TNI untuk membela mati-matian? Bisa jadi tidak, karena status Timor Leste sudah bukan bagian dari NKRI lagi.
Ayah : “Wahai istri dan anak-anakku. Saya tegaskan sekali lagi. Dasar atau prinsip dari keluarga ini adalah demokrasi. Ini adalah harga mati, tidak bisa ditawar. Ayah sebagai kepala keluarga, akan memastikan prinsip demokrasi ini tetap tegak di keluarga ini.”