Farid Ma'ruf

Dunia Teknologi, Sastra, dan Dakwah

Archive for the ‘Dakwah’ Category

PHP, Aku Mau

Posted by Farid Ma'ruf pada 10/08/2018

Suatu hal yang salah, jika diulang-ulang disiarkan, akan dianggap sebagai kebenaran itu sendiri.

Contoh kecil.

PHP singkatan dari apa?

Mungkin akan ada banyak yang menjawab : Pemberi Harapan Palsu. Bahkan ada situs berita besar yang menggunakan PHP sebagai judul berita yang sedang hangat mengenai cawapres.

 

Tapi, benarkah PHP singkatan dari Pemberi Harapan Palsu?

Aslinya tidak begitu. Baca entri selengkapnya »

Posted in Dakwah | Dengan kaitkata: | Leave a Comment »

Generasi Rindu Islam

Posted by Farid Ma'ruf pada 17/06/2018

Generasi Z (usia 18 – 21 tahun) di Indonesia menganggap bahwa agama paling penting. Jumlahnya mencapai 93%. Demikianlah hasil survey Varkey Foundation pada 2017 yang lalu di 20 negara.

Seperti kita tahu, generasi Z ini sangat akrab dengan yang namanya gadget, smartphone, internet, media sosial, kanal video online, dan sejenisnya.

Dengan kata lain, inilah salah satu indikasi keberhasilan para juru dakwah dalam membina masyarakat khususnya untuk segmen generasi muda. Baca entri selengkapnya »

Posted in Dakwah | Dengan kaitkata: , , | Leave a Comment »

Ramadhan, Dulu dan Sekarang

Posted by Farid Ma'ruf pada 02/06/2018

Apa yang dilakukan para leluhur kita di bulan Ramadhan? Ternyata mereka tidak bersantai-santai saja ongkang-ongkang kaki atai tidur-tiduran melulu di bulan Ramadhan. Justru mereka melakukan tugas-tugas berat yang menguras kekuatan fisik dan psikis. Baca entri selengkapnya »

Posted in Dakwah | Leave a Comment »

OMDO dan Aksi Nyata

Posted by Farid Ma'ruf pada 23/05/2018

Paijo sedang susah. Kebutuhan hidup keluarganya Rp2juta/bulan. Sementara penghasilannya hanya Rp300ribu/bulan. Maka, datanglah ia minta tolong kepada dua orang ustadz di daerahnya.

Ustadz pertama yang ia datangi namanya Ustadz Nyoto. Setelah ia ceritakan masalahnya, Ustadz Nyoto segera melakukan aksi nyata berupa bantuan uang Rp50ribu. Paijo gembira, tapi tetap sedih karena keluarganya masih kekurangan uang Rp1.650.000.

Baca entri selengkapnya »

Posted in Dakwah | Leave a Comment »

Ustadz yang Menyejukkan dan Meresahkan

Posted by Farid Ma'ruf pada 19/05/2018

Saya pernah bertemu orang yang mengaku sudah bertaubat dari maksiat. Awalnya ia biasa melakukan suatu kemaksiatan, dan ia merasa biasa saja (bisa dibilang tidak merasa berdosa). Sampai akhirnya ia menghadiri suatu forum pengajian. Ustadznya menyampaikan bahwa perbuatan tsb termasuk kemaksiatan, dosanya besar, kemudian sang ustadz juga menggambarkan beratnya siksaan di neraka. Saya juga pernah mendengarkan ceramah sang ustadz tersebut. Lucu sih sebenarnya dalam menyampaikan. Tapi orang yang saya ceritakan tersebut mengaku sepulang pengajian menjadi resah.

Baca entri selengkapnya »

Posted in Dakwah | Leave a Comment »

Dakwah vs Hoax

Posted by Farid Ma'ruf pada 13/07/2016

Dakwah itu menyampaikan kebenaran. Sementara hoax itu kebohongan.
Sudah pasti, dakwah dengan hoax itu sangat bertentangan. Berbeda 180 derajat. Seperti kutub utara dengan selatan yang sangat jauh jaraknya.

Oleh karena itu, pengemban dakwah tentu bukan pengemban hoax. Bahkan keduanya juga sangat bertentangan.
Dan sudah wajar jika pengemban dakwah dimusuhi habis-habisan oleh pengemban hoax.
Pengemban dakwah tidak mungkin menjadi pengemban hoax.
Pengemban hoax tidak mungkin seorang pengemban dakwah.

 

Baca entri selengkapnya »

Posted in Dakwah | Dengan kaitkata: | Leave a Comment »

Hargai Pilihan Orang Lain, yang Bagaimana?

Posted by Farid Ma'ruf pada 26/06/2016

Seruan menghargapi pilihan orang lain seraya mengecam tindakan menyalahkan pilihan orang lain tentu sering kita dengar/baca.
Namun, apakah memang mudah?
Ternyata tergantung kasusnya.

Kasus 1.
Kita suka makan soto, teman suka makan bakso.
Dalam kasus model seperti ini, tentu mudah kita menghargai pilihan orang lain. Tidak akan timbul masalah.

 

Baca entri selengkapnya »

Posted in Dakwah | Dengan kaitkata: | Leave a Comment »

Jika Gagal Paham

Posted by Farid Ma'ruf pada 12/12/2015

Menemui orang yang “gagal paham” pada ide-ide yang kita bawa?
Jangan emosi.
Ternyata, gagal paham itu biasanya karena beda frekuensi antara kita dengan mereka.
Misalnya, kita bersikap berdasarkan dalil AL Qur’an dan As Sunnah saja, sementara mereka lebih mengedepankan menggunakan logika manusia.
Jadinya, nggak nyambung.
Harus disamakan dulu frekuensinya.
Baca entri selengkapnya »

Posted in Dakwah | Dengan kaitkata: | Leave a Comment »

Pernyataan Menag dan Wapres : Ada Benarnya Tapi Mis Context

Posted by Farid Ma'ruf pada 11/06/2015

twit-menagBeberapa hari terakhir kembali publik Indonesia diributkan pernyataan para pejabat negara. Kali ini adalah pernyataan Menteri Agama, Lukman Saifuddin, yang menyatakan bahwa warung-warung tidak perlu dipaksa tutup di siang hari Ramadhan untuk menghormati orang yang tidak berpuasa. Dalam kesempatan lain, Wakil Presiden Bapak Muhammad Jusuf Kalla menyatakan pengaturan pengeras suara masjid karena bisa menimbulkan polusi suara.

Baca entri selengkapnya »

Posted in Dakwah | Leave a Comment »

Dakwah Tidak Harus Profesional, Boleh Amatiran Saja

Posted by Farid Ma'ruf pada 27/01/2015

profesional vs amatirSeringkali saya mendengar ada pernyataan bahwa dakwah harus dilakukan dengan profesional. Dakwah tidak boleh dilakukan dengan amatir. Apakah dakwah memang sebaiknya dilakukan dengan profesional? Tidak harus. Mengapa? Simak alasannya sebagai berikut.

Profesional itu berarti suatu pekerjaan dikerjakan sebagai suatu profesi. Qimahnya madiyah. Targetnya mendapatkan keuntungan materi. Baca entri selengkapnya »

Posted in Dakwah | Dengan kaitkata: | Leave a Comment »