Farid Ma'ruf

Dunia Teknologi, Sastra, dan Dakwah

Archive for the ‘Dakwah’ Category

Jangan Menjadi Pin Bengkok

Posted by Farid Ma'ruf pada 19/09/2020

Beberapa hari yang lalu saya memasang hardisk dari komputer yang sudah lama tidak dipakai ke komputer yang biasa dipakai anak saya. Setelah membuka chasing, terlihatlah bahwa fan heatsink processor sudah cukup kotor. Kami pun membersihkannya dan memasangnya kembali.

Dalam proses memasang ini ada kejadian, awalnya processor belum masuk sempurna ke lubang-lubang pinnya, tapi kemudian sedikit ditekan. Akibatnya, ada pin yang sedikit bengkok. Layar monitor komputer pun menjadi tidak ada tampilan. Baca entri selengkapnya »

Posted in Dakwah | Dengan kaitkata: | Leave a Comment »

Niat Baik dan Disampaikan dengan Baik, Belum Tentu Direspon Baik

Posted by Farid Ma'ruf pada 17/09/2020

Saya pernah mengomentari status FB seorang teman FB. Dia menulis status yang kontennya salah. Karena saya tahu kalau itu salah, saya pun mengoreksinya di komentar. Mengapa di komentar (tidak via japri)? Hal ini karena waktu itu saya berpikir agar koreksi saya ini bisa dibaca orang-orang yang membaca statusnya. Saya berpikirnya lurus-lurus saja. Saya merasa ini tanggung jawab sebagai orang yang sudah tahu.

Baca entri selengkapnya »

Posted in Dakwah | Dengan kaitkata: | Leave a Comment »

Jangan Meremehkan Allah

Posted by Farid Ma'ruf pada 12/08/2020

Sebagai Hamba Allah, kita tentu yakin bahwa :

  1. Allah menurunkan aturan-aturan agama untuk dilaksanakan, bukan sekedar untuk ditulis dalam buku-buku, diseminarkan, atau sekedar untuk hafalan.
  2. Apabila aturan-aturan agama tersebut dijalankan, tentu hasilnya adalah kebaikan.

Oleh karena itu, tidaklah tepat ketika :

  1. Merasa bahwa aturan-aturan agama itu hanya pilihan. Boleh dilaksanakan atau tidak dilaksanakan. Lebih parah lagi jika sampai berkeyakinan kalau aturan-aturan agama itu “tidak boleh” dilaksanakan.
  2. Merasa bahwa jika dilaksanakan aturan-aturan agama, maka nanti akan mengakibatkan berbagai kejadian buruk, misalnya : perpecahan, kerusuhan, pembantaian, dan lain sebagainya

Baca entri selengkapnya »

Posted in Dakwah | Dengan kaitkata: | Leave a Comment »

Aspek Upaya dan Aspek Keyakinan

Posted by Farid Ma'ruf pada 17/03/2020

Hari ini pengajian rutin kami yang biasa membahas keluarga samara diliburkan.

Apakah ini ulah setan menghentikan pengajian?

Tentu kami tidak berpikir seperti itu.

 

Ini wujud nyata upaya kehati-hatian agar virus tidak cepat menyebar. Ini wujud berperan dalam mengurangi dan memutus rantai penularan virus Covid-19 di tengah masyarakat.

Kita harus melakukan berbagai ikhtiar yang secara sunnatullah dapat menghindarkan diri dari tertularnya virus tersebut atau menularkan virus tersebut.

Apabila menghadapi bahaya, kita diperintahkan untuk menghindarinya. Dari Abu Hurairah ra, Rasulullah saw bersabda:

« فِرَّ مِنَ الْمَجْذُومِ فِرَارَكَ مِنَ الأَسَدِ »

Jauhilah penyakit kusta sebagaimana engkau lari dari kejaran singa (HR Ahmad).

Semua hal di atas adalah aspek upaya.

Bagaimana dengan aspek keyakinan?

Kita tidak berkurang sedikit pun keyakinan tentang qadha dan qadar Allah SWT. Begitu juga keyakinan kita bahwa tidak ada satu pun yang menimpa di bumi ini kecuali dengan izin-Nya. Allah berfirman :

مَآ اَصَابَ مِنْ مُّصِيْبَةٍ اِلَّا بِاِذْنِ اللّٰهِ ۗ

Tidak ada sesuatu musibah yang menimpa (seseorang), kecuali dengan izin Allah (QS al-Taghabun [64]: 11).

Baca entri selengkapnya »

Posted in Dakwah | Leave a Comment »

Tidak Semua Perbedaan Pendapat Bisa Diterima

Posted by Farid Ma'ruf pada 11/03/2020

Tidak jarang kita menemukan orang yang berpendapat salah, tetapi ketika diingatkan ia tidak mau. Dalam Bahasa Jawa disebut ngeyel. Alasan yang digunakan adalah : “Hormatilah perbedaan pendapat.”

Benarkah semua perbedaan pendapat harus dihormati?

 

Sebenarnya tidak.

Ada perbedaan pendapat yang harus dihormati.

Ada pula perbedaan pendapat yang tidak boleh dihormati. Baca entri selengkapnya »

Posted in Dakwah | Dengan kaitkata: | Leave a Comment »

Tidak Optimal dalam Dakwah

Posted by Farid Ma'ruf pada 27/02/2020

“Mas Udin, saya perhatikan kamu akhir-akhir ini kurang aktif dalam berbagai acara dakwah. Ada apa ya?” Ustadz Iwan bertanya kepada yuniornya yang mulai jarang muncul dalam agenda-agenda dakwah. Atau kalau muncul ya minimalis perannya.

 

“Eh, gini Ustadz. Sebenarnya saya itu sudah ingin banget menikah Ustadz. Jadi saya agak galau ini. Kurang konsentrasi. Seandainya saya bisa menikah dengan gadis pilihan saya, tentu saya akan menjadi bersemangat dakwah lagi Ustadz.” Udin nampak yakin bahwa masalahnya adalah karena belum menikah, dan solusinya tentu adalah menikah. Baca entri selengkapnya »

Posted in Dakwah | Leave a Comment »

Antara Niat dan Halangan

Posted by Farid Ma'ruf pada 15/02/2020

Jumat, 14 Februari 2020. Tepat di tanggal yang biasa dirayakan untuk Valentinan ini, istri terjadwal mengisi pengajian di sebuah masjid, pukul 16.00.

Seperti biasa, saya juga terjadwal menjadi driver setianya.

 

Jam menunjukkan sekitar pukul 15.00 ketika langit Jogja nampak sangat gelap, dan semakin gelap. Dari suasana udaranya, nampaknya akan hujan deras disertai angin besar. Saya jadi ingat beberapa waktu sebelumnya ketika sedang di jalan dalam kondisi hujan deras disertai angin kencang. Terasa horor sekali. Baca entri selengkapnya »

Posted in Dakwah | Leave a Comment »

Sombong bikin Tumpul

Posted by Farid Ma'ruf pada 23/06/2019

Belajar dari kasusnya Iblis.

Dia ini ahli ibadah ribuan tahun.

Nggak kalah dengan malaikat kualitas ibadahnya.

Bahkan dihormati para malaikat.

Gelarnya luar biasa :

al-‘Aziz (makhluk Allah yang termulia),

juga `Azazil (panglima besar malaikat). Baca entri selengkapnya »

Posted in Dakwah | Leave a Comment »

Bijakkah Dakwah di Sosmed?

Posted by Farid Ma'ruf pada 11/01/2019

Sebagian orang merasa risih. Dakwah kok di sosmed.
Tapi, kalau bukan untuk dakwah, lantas sosmed untuk apa?

Kalau diisi postingan jalan2, toh banyak juga yang nggak suka.
Dianggep pamer.

Kalau diisi postingan anak istri, toh banyak juga yang nggak suka.
Dianggep nggak peka sama jomblo.

Kalau disii postingan bisnis, toh banyak juga yang nggak suka.
Buka lapak kok di sosmed. Risih yang lihat.

Kalau diisi postingan makanan, toh banyak juga yang nggak suka.
Makanan kok cuma difoto doang, tapi nggak ngasih.

Trus, mau diisi apa hayo punya sosmed?
Kalau semua ada potensi orang tidak suka?

Gini lho.
Di sosmed kita bebas berteman atau follow siapa saja.
Kalau sudah suka, itu dia posting apa saja, kita suka.

Saya berteman dengan akun seseorang yang saya suka.
Itu dia posting apa aja, saya suka.

Soalnya saya sudah terlanjur suka sih sama dia…

Jadi, posting aja semua hal yang memang baik.
Dakwah oke.
Bisnis oke.
Jalan2 oke.

Yang baper, biar itu urusan dia.
Kita nggak perlu repot ngurusi orang baper 

Posted in Dakwah | Dengan kaitkata: | Leave a Comment »

Fenomena Hijrah, Siapa yang Kepanasan?

Posted by Farid Ma'ruf pada 16/11/2018

Ada seorang klien saya yang mantan pegawai bank luar negeri. Kantornya seringkali juga di luar negeri. Walau pernah juga ditempatkan di Jakarta. Penghasillannya setahu saya ribuan dollar per bulan. Mungkin puluhan juta rupiah jika dirupiahkan. Tapi ia memilih resign dengan alasan menjauhi riba. Kini ia memilih berbisnis dengan kantor kecil di pinggir jalan yang tidak begitu ramai di Jogja.

Ia bisa memilih sikap drastis tersebut karena bertemu dengan aktivis dakwah syariah yang memberikan dia pengertian tentang haramnya riba. Sebelumnya ia sama sekali tidak tahu apa itu riba. Baca entri selengkapnya »

Posted in Dakwah | Dengan kaitkata: | 1 Comment »