Farid Ma'ruf

Dunia Teknologi, Sastra, dan Dakwah

PHP, Aku Mau

Posted by Farid Ma'ruf pada 10/08/2018

Suatu hal yang salah, jika diulang-ulang disiarkan, akan dianggap sebagai kebenaran itu sendiri.

Contoh kecil.

PHP singkatan dari apa?

Mungkin akan ada banyak yang menjawab : Pemberi Harapan Palsu. Bahkan ada situs berita besar yang menggunakan PHP sebagai judul berita yang sedang hangat mengenai cawapres.

 

Tapi, benarkah PHP singkatan dari Pemberi Harapan Palsu?

Aslinya tidak begitu.

Itu bahasa plesetan saja.

Tapi, ternyata plesetannya justru lebih terkenal daripada aslinya.

 

Aslinya apasih?

Ada yang tahu?

 

PHP adalah Hypertext Prepocessor. Ini adalah salah satu bahasa pemrograman web yang sangat banyak digunakan.

Pada awalnya PHP merupakan kependekan dari Personal Home Page (Situs personal). PHP pertama kali dibuat oleh Rasmus Lerdorf pada tahun 1995.

 

Sebenarnya mungkin tiap hari kita berhubungan dengan PHP lho.

Karena PHP banyak digunakan di berbagai website.

Bahkan mayoritas website di dunia ini mungkin menggunakan PHP.

 

Dan, jika Anda ingin memiliki website tanpa harus menguasai PHP, boleh hubungi saya : )

 

Nah, karena di dunia ini sampai sekarang masih banyak publikasi yang salah, atau sesuatu yang salah tapi diopinikan benar, maka wajar jika banyak orang yang menganggap kesalahan sebagai kebenaran, dan menganggap keberanan sebagai kesalahan.

 

Oleh karena itu, menjadi tugas kita yang paham kebenaran untuk publikasi yang benar sehingga warga dunia tahu mana yang benar dan mana yang salah.

 

Contoh ya,

Pacaran itu salah.

Taaruf itu benar.

Tapi, betapa banyak orang di dunia ini yang menganggap bahwa pacaran itu benar-benar saja. Dan justru menganggap proses taaruf yang Islami adalah aneh?

 

Contoh lain, bunga pinjaman itu dianggap benar.

Pinjaman tanpa bunga justru dianggap aneh.

Padahal, bunga pinjaman itu termasuk riba, dosa besar lho.

Yang benar, kalau berhutang itu tidak boleh ada bunganya, atau jasa, atau istilah apa saja yang semakna dengannya.

 

Contoh lain lagi.

Penerapan syariah Islam itu dianggap radikal, tidak sepantasnya dilakukan alias salah.

Sementara yang diopinikan benar adalah dengan tidak menerapkan syariah Islam.

Salah satu alasannya adalah untuk menjaga persatuan. Jika syariah Islam diterapkan, bisa memecah belah.

Benarkah syariah Islam membuat perpecahan?

Tentu tidak benar.

 

Dan masih banyak sekali contoh lainnya.

Yuk jadi orang yang benar.

Stop publikasi kesalahan.

(www.faridmaruf.wordpress.com)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: