Farid Ma'ruf

Dunia Teknologi, Sastra, dan Dakwah

Bahagia dengan Kondisi yang Kita Alami

Posted by Farid Ma'ruf pada 24/09/2018

Oleh : Farid Ma’ruf @faridmsn

Tadi menyaksikan video kreatif yang isinya boleh dibilang soft kampanye dengan menyampaikan isi keberhasilan kerja pemerintah.

Di sana ada karakter ibu dan dua anak sedang makan enak (modelnya mirip iklan salah satu merk biskuit terkenal dan legendaris gambarnya). Di sana tidak ada sosok ayah.

Dua anak tsb curhat kepada ibunya. Mereka malu kepada netizen mengapa ayah mereka tidak pernah kelihatan ketika mereka sedang makan enak. Ibunya mau menjawab, tapi malu, takut dianggap kampanye. Anak-anaknya menyemangati ibunya untuk tidak perlu takut.

Akhirnya sang ibu buka suara.

Ayah mereka tidak pernah ada karena sudah tidak nganggur lagi, tapi dia sedang bekerja.

Pemerintah berhasil mengurangi angka pengangguran sampai angka 5,13%.

Pemerintah juga berhasil menekan angka kemiskinan hingga 1 digit, terendah dalam sejarah republik.

Itulah sebabnya mereka selalu bisa makan enak.

 

Di sini saya tidak akan bahas konten kampanyenya.

Tapi saya menyoroti masalah lain yaitu kebahagiaan.

 

Betapa banyak orang yang ketika tidak ada pekerjaan, atau ada pekerjaan tapi merasa kurang, maka merasa tidak bahagia. Mereka anggap jika ada pekerjaan yang lebih layak, dapat penghasilan tinggi, bisa makan enak, maka akan bahagia.

 

Benarkah?

Sebenarnya video ini justru bisa menjawabnya.

Belum tentu.

 

Pekerjaan yang menghasilkan uang yang banyak, sehingga bisa makan enak,

Bisa jadi akan sangat menyita waktu.

Akan membuat kita super sibuk.

Sehingga tidak bisa banyak waktu bersama keluarga, termasuk ketika makan.

 

Nah, jadi bahagia saja dengan kondisi yang sekarang kita alami.

Apapun itu.

Berlimpah ya bahagia,

Kurang ya bahagia.

 

Ada hal-hal yang bisa kita nikmati ketika kita hidup berlimpah harta.

Ada hal-hal yang bisa kita nikmati ketika hidup kita minim harta.

 

Tapi ada juga hal-hal yang mungkin kita anggap kurang nyaman ketika hidup berlimpah harta, juga ketika hidup dengan minim harta.

 

Semua kondisi tersebut ya kita terima saja dengan lapang dada.

Kita berusaha bisa berbahagia di setiap suasana.

 

Bahagia itu ketika kita jalani hidup sesuai aturan-Nya.

Sudahkah anda berbahagia hari ini?

Semoga semua yang membaca status ini berbahagia.

Jangan lupa bahagia ya…

 

Kaya bahagia,

Miskin bahagia.

 

Nikah bahagia,

Jomblo bahagia.

 

= = = =

(www.faridmaruf.wordpress.com)

 

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: