Farid Ma'ruf

Dunia Teknologi, Sastra, dan Dakwah

Sepuluh Inspirasi Pernikahan

Posted by Farid Ma'ruf pada 04/07/2018

Dapat info kalau foto undangan pernikahan kami menginspirasi untuk ditiru. Demikianlah laporan seseorang yang tadi secara tidak sengaja menemukan undangan pernikahan kami di rumah, terus dia foto kemudian upload di status WA-nya. Soalnya dia heran, undangan sudah 10 tahun kok masih disimpan. Eh, doanya tidak lazim lagi di undangan.

Baiklah, mungkin ada hal lain juga yang bisa dipertimbangkan untuk ditiru (tapi ini tentu tidak harus, hanya berbagi pandangan saja).

  1. Menikah di hari Jumat.

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

Sesungguhnya hari jumat adalah sayyidul ayyam dan hari paling agung di sisi Allah. (HR. Ahmad 15947, Ibn Majah 1137, dan dihasankan al-Albani).

  1. Menikah di masjid.
  • Di masjid suasananya adalah suasana ibadah (bukan pesta pora).
  • Mudah dalam memisahkan tamu laki-laki dengan perempuan karena di masjid sudah biasa dipisah, laki-laki di barisan depan, perempuan di barisan belakang, dengan disekat kain hijab. Panitia tidak perlu woro-woro, para tamu laki-laki dan perempuan sudah memisahkan diri secara mandiri.
  • Jika ada pengeluaran dana (infak ke masjid), maka insya Allah bermanfaat untuk kemajuan masjid dan tentu untuk umat Islam. Jika di gedung megah, maka uangnya ya masuk ke pemilik gedungnya yang belum tentu orang yang taat agama.
  • Di masjid tidak perlu sewa sound system, tidak perlu sewa tempat (karena masjid memang tidak disewakan).

 

  1. Khutbah nikah oleh ulama beneran, bukan ustadz asal lucu-lucuan. Sehingga nasihatnya juga sangat mantap. Beliau K.H. Muhammad Ihsan Abdul Djalil (putra dari K.H. Abdul Djalil, Pondok Pesantren Tambak Beras, Jombang) menyampaikan bahwa pernikahan ini juga sebagai pemerkuat di dalam dakwah. Waktu itu khutbahnya tidak ada lucu-lucuan dan tertawa-tertawanya, tapi justru menangis haru.

 

  1. Harga kertas undangan pernikahan (kalau tidak salah ingat) adalah @Rp1.500. Sangat murah sekali. Jika memperhitungkan inflasi ataupun kenaikah harga-harga, mungkin jika di masa sekarang setara dengan harga Rp5.000. Tentu hasil penghematan bisa kita gunakan untuk keperluan lain yang lebih penting. Yang pesan undangan dari pihak laki-laki.

 

  1. Undangan pernikahan bisa diberikan tulisan tambahan berupa kalimat-kalimat dakwah.

 

  1. Jarak antara khitbah dengan jawabannya adalah 3 hari. Ini menunjukkan bahwa masa taaruf bukanlah masa pacaran, tetapi masa saling mengenal. Sebelumnya kami sama sekali tidak kenal dan tidak tahu sama sekali, melihat pun belum pernah, baik lihat secara langsung ataupun lihat di foto. Waktu itu calon istri sama sekali tidak mempunyai akun media sosial (sebenarnya waktu itu sudah ada media sosial Friendster; semacam Facebook sekarang). Merupakan seni tersendiri bagaimana dalam waktu singkat harus melakukan penyelidikan mendalam karena terkait keputusan besar yaitu menikah. Sementara jarak yang jauh, yaitu Jogja – Surabaya. Terus bagaimana caranya bisa mengambil keputusan besar tersebut dalam tiga hari padahal sebelumnya sama sekali tidak kenal? Apakah bisa disebut keputusan tergesa-gesa dan tanpa perhitungan? Tentu tidak. Dilakukan penyelidikan tentunya dengan menanyakan kepada orang yang sudah kenal baik selama bertahun-tahun dan tahu track recordnya dengan baik.

 

  1. Minta pertimbangan orang yang sholeh. Ketika menerima lamaran saya, calon istri sebenarnya ada beberapa calon lain yang nampaknya juga baik. Oleh karena itu, untuk membantu dalam memilih, dihubungilah beberapa ustadzah yang dikenal baik ibadahnya, banyak hafalan ayat Al Qur’an. Disampaikan tentang ciri masing-masing calon (tentu tidak disebutkan namanya). Dari 5 orang ustadzah yang istikhoroh dulu sebelum menjawab, semua menyampaikan bahwa pilihan jatuh pada ikhwan dari Jogja (saya). Sehingga mantaplah untuk menerima lamaran dari saya. Jadi pastikan menerima calon bukan berdasarkan hawa nafsu.

 

  1. Pertemuan sebelum aqad nikah cukup 3 kali. Tidak perlu modus pacaran dengan alasan taaruf. Pertemuan pertama di rumahnya, saya datang bersama kakak. Di sana bertemu calon dan keluarga. Pertemuan kedua saya datang bersama keluarga. Pertemuan ketiga gantian calon istri beserta keluarga yang datang ke rumah kami di Jogja.

 

  1. Petugas acara termasuk MC adalah dari teman-teman sendiri (tapi tentu sudah ada banyak pengalaman) sehingga tidak perlu keluar dana besar untuk menyewa EO dan MC profesional. MC-nya juga ikhwan jomblo sehingga sekaligus bisa untuk promosi J he he he. Walau mungkin tidak kelihatan dari barisan tamu perempuan karena ditutup hijab.

 

  1. Manfaatkan untuk kopdar. Saya ada beberapa teman di dunia maya dari Surabaya dan sekitarnya (termasuk Malang). Nah, mereka diundang juga sehingga sekaligus bisa untuk kopdar 🙂

 

  1. Petugas KUA ketika melakukan pemeriksaan administratif (jauh sebelum hari pernikahan), melakukan wawancara dengan orang tua pihak perempuan. Mereka menanyakan apakah gadis yang akan menikah lahir di dalam pernikahan atau di luar pernikahan. Ini penting sekali karena jika ada perempuan yang lahir di luar nikah (hamil dulu nikah belakangan), maka ayah biologisnya tidak bisa menjadi wali nikah. Jika ada kasus seperti itu, maka walinya adalah wali hakim. Jika ayah biologisnya nekat menjadi wali nikah, maka pernikahannya tidak sah. Gawat kan? Tentu dijawab bahwa gadis yang akan menikah ini adalah anak di dalam pernikahan (memiliki ayah yang sah sehingga ayahnya tersebut bisa menjadi wali nikah).

 

  1. Mahar yang tidak tinggi. Laki-laki sebaiknya memberikan mahar yang tinggi, sementara perempuan sebaiknya tidak menuntut mahar yang tinggi-tinggi. Sehinga berikanlah mahar yang sesuai dengan kemampuan. Jangan sampai menunda-nunda pernikahan dengan alasan belum punya anggaran untuk mahar.

 

Demikianlah beberapa hal tentang pernikahan yang bisa direnungkan. Semoga bermanfaat. Tentu Anda tidak harus sama dengan kami, boleh memilih model yang berbeda. (www.faridmaruf.wordpress.com)

====
Mungkin ada yang tanya, mengapa kok 10 inspirasi?
Soalnya hari ini adalah peringatan 10 tahun pernikahan kami 🙂
Mhn doanya agar samara selalu ya….

eh ternyata ada tambahan 2 (nomor 7 dan 8) sehingga menjadi 12.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: