Farid Ma'ruf

Dunia Teknologi, Sastra, dan Dakwah

Permasalahan Membeli Gamis secara Online

Posted by Farid Ma'ruf pada 26/05/2018

Masih bicara beli gamis secara online. Nah, ceritanya menemukan beberapa lapak yang produknya (sepertinya) bagus. Terlihat dari fotonya. Foto tsb juga ada tulisan brand-nya. Harga juga ramah (baca : murah).

Kemudian saya coba memainkan pencarian lanjutan.

Saya menemukan lapak-lapak lain yang menjual produk serupa, tapi harganya berbeda cukup jauh. Padahal foto produknya nampak sama (memang foto yang sama sepertinya). Deskripsi juga bisa dibilang kurang lebih sama (terkait ukuran dan bahan). Sepertinya produk mahal tsb bukan karena ia dropshipper dari OL Shop yang menjual murah. Memang ada beberapa lapak yang harganya lebih mahal dari lapak termurah, yang ini saya duga kuat ia dropshipper atau reseller dari OL Shop yang termurah tsb.

Nah, tapi kok harga bisa beda jauh ya?

Nalar saya mencoba menganalisis.

Maka muncullah kemungkinan :

Kemungkinan PERTAMA

  1. Produk yang harganya mahal tsb adalah produk asli dari brand tsb.
  2. Produk yang murah adalah produk tiruan. Tapi menggunakan foto yang sama/mengambil foto produk dari brand asli.

Jika ini benar, maka tentu itu termasuk penjual yang nakal.

Mengapa?

Karena ia melakukan dua kejahatan :

  1. Menjiplak brand pihak lain, bahkan menggunakan namanya.
  2. Tidak jujur kepada pembeli. Alias menjual produk palsu.

Alternatif solusi jika yang terjadi adalah kemungkinan pertama:

  1. Mengambil inspirasi model dari pihak lain tentu boleh-boleh saja.
  2. Tapi, tentu tidak boleh jika dilabeli dengan brand pihak lain.
  3. Harusnya, silakan anda (seller) memfoto produk anda sendiri, kemudian diberi label / brand anda sendiri. Jangan menggunakan brand pihak lain, termasuk menggunakan foto produk brand pihak lain.

Mengapa begitu?

Bisnis itu bukan sekedar untung rugi, tapi surga neraka.

Walaupun jualannya gamis syar’i, tapi itu bisa membuat penjualnya masuk neraka lho.

Jika mainnya nakal, main bajak brand pihak lain.

Kemungkinan KEDUA :

  1. Produk murah tsb adalah harga asli dari produsennya/tangan pertama
  2. Produk mahal tsb karena yang jual adalah resellernya.

Alternatif solusi jika yang terjadi adalah kemungkinan kedua (yaitu bahwa yang murah adalah lapak dari produsennya atau tangan pertama, sementara yang mahal adalah produk dari resellernya), maka sebaiknya diatur masalah harga khususnya harga ecer.

Lindungilah reseller-reseller anda dengan menjual ecer dengan harga yang kurang lebih sama dengan harga jual para reseller.

Terakhir, sebagai pembeli. Pintar-pintarlah mencari seller yang baik dan bisa dipercaya. (www.faridmaruf.wordpress.com)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: