Farid Ma'ruf

Dunia Teknologi, Sastra, dan Dakwah

Rahasia Hidayah

Posted by Farid Ma'ruf pada 08/12/2017

Bagaimana perasaan kita jika mengetahui ada orang bergelar doktor, bahkan profesor, tapi ia justru tidak mau tunduk pada syariah? Bahkan menentangnya?

Bagaimana pula perasan kita jika mengetahui ada orang yang bodoh tanpa ilmu, tapi dengan garangnya menyerang syariah? Bahkan menentangnya?

Bagaimana pula perasaan kita jika mengetahui bahwa kedua jenis orang tersebut pernah bertemu dan didakwahi oleh ustadz-ustadz level top yang tinggi tsaqofahnya, tajam lisannya, dan ikhlas hatinya?

Mungkin perasaan hati kita muangkel, nggondhuk, super jengkel, gethem-gethem.
Tapi apa itu semua ada gunanya?

Satu hal yang pasti, kita harus bersyukur.
Alhamdulillah.

Mungkin kita tidak punya gelar berderet-deret.
Mungkin juga yang mendakwahi kita hanya ustadz level kampung atau desa.
Tapi dengan apa yang ada itu, kita bisa memilih jalan yang benar, yaitu jalan Islam.
Bukankah itu suatu keberuntungan yang luar biasa?

Dan tidak di jaman now saja fenomena tsb bisa terjadi.
Di zaman Nabi telah terjadi
Apa kurangnya Nabi kita. Sudah dikenal sebagai orang yang jujur jauh hari sebelum beliau diangkat menjadi Rasul. Apa yang beliau katakan pasti benar. Akhlak beliau luar biasa mulia.
Tapi, ketika beliau berdakwah langsung kepada masyarakat di Mekah, banyak yang menentangnya. Padahal, beliau kurang apa hayo? Tidak ada kurangnya.

Jadi seandainya bertemu dengan manusia-manusia yang “menjengkelkan” tsb, kita harus mengucapkan “Alhamdulillah”. Mereka telah membantu kita untuk ingat bersyukur dapat hidayah.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: