Farid Ma'ruf

Dunia Teknologi, Sastra, dan Dakwah

Nobar Film G30S PKI

Posted by Farid Ma'ruf pada 17/09/2017

Pendapat KPAI ini menurut saya ada benarnya. Film paling menakutkan, nggegirisi, horor, traumatis, sepanjang sejarah hidup saya adalah film G30S PKI. Khususnya karena dulu waktu menonton masih anak-anak (saya pertama kali menonton mungkin sekitar tahun 84 atau 85), waktu itu belum sekolah. Nonton di bioskop (bioskop apa tidak tahu). Tapi tentu jauh bisa jauh lebih menakutkan karena film berwarna dan layar lebar. Berbeda dengan televisi di rumah yang waktu itu masih hitam putih dan layarnya juga tentu kecil. Beruntung saat nonton pertama kali itu saya TERTIDUR.

Alhamdulillah. Jadi nonton hanya di bagian awal dan bagian akhir. Adegan super medeni terlewat.
Tahun-tahun berikutnya juga selalu berusaha nonton di siaran TVRI. Tapi alhamdulillah, saya selalu tertidur . Jadi selalu tidak sempat nonton bagian super medeni.
Ketika sudah (mungkin) kelas 4 SD, saya baru bisa nonton utuh tanpa tertidur. Pada bagian super sadis, pejamkan mata (ngintip dikit) plus tutup juga mata dengan tangan. Dan memang sukses membuat ketakutan bahkan ketika film sudah selesai ditayangkan.
Karena diputar tiap tahun, maka makin lama seiring bertambahnya usia, makin berani nonton dengan utuh. Dan masih berkali-kali nonton di laptop ketika sudah dewasa.
1. Waktu masih anak-anak, juga masih kesalahpahaman yang saya alami. Misalnya, 1. Saya mengira PKI itu sebuah negara (lain) yang menyerang Indonesia. Soalnya, film-film perjuangan yang ada tembak-tembakan (film favorit waktu kecil adalah film tembak-tembakan) musuhnya biasanya adalah Belanda atau Jepang.
2. Waktu ada kader PKI menyiksa para jenderal, ia teriak “kabir”. Suaranya tidak begitu jelas. Tapi bapak saya (yang mendampingi nonton) mengatakan itu PKI-nya teriak : “kafir”. “PKI itu sebenarnya anti Tuhan tapi ia justru mengkafirkan orang lain yang bukan PKI.” Setelah dewasa saya baru tahu bahwa ternyata penjelasan bapak saya salah. PKI tersebut teriak “kabir”, singkatan dari Kapitalis Birokrat. Isu tsb memang diopinikan oleh PKI di masa itu.
Terakhir sebagai saran, karena file film ini sudah bisa didownload di internet, saya sarankan anda untuk mengedit dulu (memotong) bagian-bagian super sadis jika film itu akan ditonton anak-anak kecil. Atau jika kesulitan, ya diskip saja ketika diputar.
Suasana “mencekam” tetap ada walau bagian super sadis tidak dilihat. Menurut saya, dari awal memang suasana film ini sudah sangat mencekam. Musiknya menyayat hati, warnanya buram, dan wajah-wajah tokohnya juga banyak yang serem-serem.
Selamat menonton.
Jangan lupa baca buku-buku sejarah atau artikel-artikel lepas tentang kejadian tersebut. Ada beberapa bagian film yang sebenarnya menarik untuk didiskusikan lebih mendalam.
Note ini mengomentari berita sbb : http://www.republika.co.id/berita/pendidikan/eduaction/17/09/17/owevsi428-kpai-film-g30spki-tak-patut-ditonton-anakanak
(Ini aslinya akan dibuat pendek seperti status, tapi kok jadinya agak panjang sehingga menjadi note saja).

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: