Farid Ma'ruf

Informasi Bisnis Internet, Dunia Komputer, dan Dakwah

Archive for Juni, 2017

Buta Hati

Posted by Farid Ma'ruf pada Juni 23, 2017

Beberapa hari yang lalu, seusai sholat magrib di Masjid Diponegoro Balai Kota Yogyakarta, saya dan istri berkendara melewati jalanan yang agak gelap. Saya melihat ada keramaian orang-orang menenteng semacam parcel lebaran. Isinya mungkin beras dan parcel. Uniknya, puluhan orang yang bergerombol di pinggir jalan tersebut membawa tongkat dan berjalan tertatih-tatih. Oh rupanya, mereka adalah kaum tuna netra. Usia mereka beragam. Ada yang muda, ada yang tua. Raut wajahnya menampakkan kegembiraan membawa paket parcel tersebut. Walau tentu mereka tidak bisa melihat wujud parcel tersebut.

Baca entri selengkapnya »

Iklan

Posted in Renungan | Dengan kaitkata: | Leave a Comment »

Jasa Pembuatan Website Toko Online Fitur Otomatis Hitung Ongkos Kirim

Posted by Farid Ma'ruf pada Juni 21, 2017

Ingin bisnis online tapi tidak punya toko online?
Ingin punya toko online tapi nggak bisa buat?
Ingin mencari jasa pembuatan toko online tapi modal minim?
Ingin mengoperasikan toko online tapi merasa gaptek?

Baca entri selengkapnya »

Posted in Jasa | Dengan kaitkata: | Leave a Comment »

Mengembalikan Data Terhapus atau Terformat di Flashdisk, Memory Card

Posted by Farid Ma'ruf pada Juni 21, 2017

Jasa penyelamatan data yang hilang karena terhapus, terformat, tidak terdeteksi, dll baik dari memory card maupun flashdisk.

Data anda yang tidak sengaja terhapus atau terformat, masih bisa diupayakan bisa kembali. Baca entri selengkapnya »

Posted in Jasa | Dengan kaitkata: | Leave a Comment »

Kalau ada Niat, Pasti ada Jalan

Posted by Farid Ma'ruf pada Juni 19, 2017

Dua hari ini, Kuliah Subuh saya terasa spesial. Karena dua hari berturut-turut, saya menyaksikan yang tidak biasa. Yaitu adanya jamaah yang menjadi peserta kuliah subuh tapi berkendara dengan kursi roda. Di masjid pertama, dia adalah bapak-bapak yang usianya mungkin sekitar 50 atau 60 tahun (belum begitu tua). Di mushola kedua, dia adalah ibu-ibu yang usianya mungkin juga sekitar 50 atau 60 tahun (belum begitu tua juga).

 

Bapak-bapak di masjid pertama, saya lihat cukup kerepotan ketika harus naik kursi roda. Sewaktu di dalam masjid, ia memang meninggalkan kursi rodanya di luar masjid, sehingga awalnya saya tidak tahu jika ia berkursi roda. Awalnya saya hanya bertanya-tanya, mengapa ada jamaah yang seperti menjauh. Apa tidak tertarik dengan kuliah subuh? Saya baru tahu jawabannya ketika kuliah subuh selesai dan jamaah pulang. Ternyata ia harus naik kursi roda yang ditinggal di halaman samping masjid. Saya lihat ada seseorang yang membantunya, dan mungkin mendorong kursi roda tersebut sampai rumah. Baca entri selengkapnya »

Posted in Renungan | Dengan kaitkata: | Leave a Comment »