Farid Ma'ruf

Informasi Bisnis Internet, Dunia Komputer, dan Dakwah

Ngantuk saat Pengajian/Khutbah vs Mata Berbinar ketika Siaran Sepak Bola

Posted by Farid Ma'ruf pada Maret 9, 2017

Pernahkah melihat ada orang yang mengantuk ketika pengajian? Mungkin malah sering kita temukan yang tidur saat pengajian. Atau bahkan kita sendiri termasuk? He he he. Semoga tidak ya…

Padahal, pengajian itu diselenggarakan di siang hari. Atau malam tapi belum larut. Masih di bawah jam 10 malam. Tapi toh tidur juga.

 

Tapi, pernahkah melihat orang yang tidur ketika menikmati siaran sepak bola yang disiarkan malam hari bahkan dini hari? Tidak jarang justru kita temukan mereka semangat 45, bahkan saking antusiasnya sampai berteriak-teriak.

 

Pertanyaannya, kok bisa begitu?

Secara fisik, mestinya nonton siaran sepak bola di malam hari atau dini hari lebih berpotensi ngantuk. Tetapi antusiasme yang kuat dari penonton sepak bola, membuat ngantuknya seolah hilang. Berubah menjadi semangat mengikuti setiap gelindingan bola dan sepakan para pemain.

Tetapi ketika pengajian kok bisa ngantuk? Bisa jadi memang peserta tersebut kurang antusias. Ia seolah tidak tertarik pada setiap pemaparan Pak Ustadz. Ia hanya bisa bertahan ketika samalm pembuka dan doa iftitah. Selanjutnya menguap, menunduk, kemudian merem (memejamkan mata).

 

Oleh karena itu, pastikan jika mendengarkah pengajian/khutbah, bangunlah antusiasme. Jangan merasa sok pintar dengan merasa sudah paham materinya. Anggap saja kita bodoh, dan ustadz yang di depan itu pintar sekali. Apa-apa yang ia sampaikan adalah perkara penting dan hal baru. Insya Allah kita akan semangat, ngantuk pun pergi.

 

Oh ya jangan lupa. Tidak jarang ngantuk memang faktor fisik (lelah). Jadi perlu juga persiapan lain :

  1. Tidur terlebih dahulu sebelum pengajian. Walau hanya 45 – 60 menit. Insya Allah akan sangat membantu. Bangun sudah lumayan fresh.
  2. Minum air putih yang cukup. Kalau perlu, bawa bekal air putih selama pengajian. Jika ngantuk, segera minum air putih. Jangan sampai kurang minum karena akan menyebabkan kantuk.
  3. Pastikan aliran oksigen cukup. Jangan cari posisi duduk yang kekurangan udara segar.

(www.faridmaruf.wordpress.com)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: