Farid Ma'ruf

Informasi Bisnis Internet, Dunia Komputer, dan Dakwah

Sertifikasi Calon Orang Tua

Posted by Farid Ma'ruf pada Agustus 2, 2016

Saat ini sertifikasi banyak dilakukan di dunia profesional. Dengan adanya sertifikasi tentu diharapkan orang yang berprofesi tersebut bisa dijamin kualitasnya. Jika guru, ya guru yang berkualitas. Jika teknisi komputer, ya teknisi yang berkualitas. Tentu hal ini juga berdampak pada perlindungan konsumen.

Namun dalam dunia non profesional, nampaknya masih banyak diabaikan. Misalnya untuk menjadi orang tua. Tidak ada sekolah calon suami, sekolah calon istri, sekolah calon ayah, sekolah calon ibu. Apalagi sertifikasinya. Tidak ada. Apa akibatnya? Banyak sekali suami, istri, orang tua yang inkompeten. Mereka tidak layak menyandang peran tersebut. Bagaimana jika inkompeten? Hasilnya ya kerusakan massif.

Curhatan di status FB ini bisa jadi menjadi salah satu wakil dari dampak inkompetensi orang tua.

Dua orang wanita teman kantor yg sedang jalan kaki ditabrak motor di jalan kemanggisan slipi. Satunya meninggal di RS, satunya masih dirawat.

Penabrak itu adalah anak Alay berusia tanggung, mengendarai motor kecepatan tinggi tanpa helm dan SIM. Mereka berdua cuma Luka ringan.

Saya dan beberapa teman mengangkat korban sampai RS dan ada disamping almarhumah saat beliau dipanggil Allah SWT. Meninggal dalam pelukan suaminya -yg bahkan belum sempat melepas jaket dan tas punggungnya.

Almarhumah Seorang Ibu dengan Putra berumur 3 – 4 tahun. Suaminya bergetar memegang erat saya, dan bertanya gimana cara memberitahu putranya mengenai kematian ibunya. Saya cuma diam tercekat menahan air mata.

Sampai skrg saya tidak paham kenapa ada orangtua yg membiarkan anak-anak alay bertingkah seperti itu. Inkompetensi mereka sebagai ortu bisa “membunuh” orang lain dan mereka sendiri. Apakah mereka paham ini?

Sumber status : https://web.facebook.com/gita.s.wijaya/posts/10207331745792679

Kita tidak tahu apakah benar orang tua mereka inkompeten. Dugaan kita barangkali memang iya. Namun tidak bisa kita pungkiri, banyak anak produk gagal dari orang tua yang inkompeten. Mau sampai kapan ini terjadi?

Ini jelas berbeda dengan kehidupan dalam sistem Islam. Negara secara sistemik melalui berbagai institusi milik negara akan menyiapkan seluruh rakyatnya agar kompeten, terikat kepada syariah Islam. Termasuk dalam masalah pendidikan pra nikah dan pendidikan keluarga. Bisa dimasukkan dalam kurikulum sekolah sehingga semua rakyat bisa mendapatkan pendidikan penyiapan tersebut. Tentu akan ada status lulus dan tidak lulus dalam pendidikan ini. Jika belum lulus, tentu harus memperdalam ilmunya sehingga benar-benar siap menjalankan perannya. (www.faridmaruf.wordpress.com)

Satu Tanggapan to “Sertifikasi Calon Orang Tua”

  1. Ina Teri said

    Mungkin ke depannya negara juga akan seperti itu ya melayani rakyatnya dengan baik.
    saat ini mungkin belum ada dananya.
    Bagaimana kalau seperti di Eropa ya?
    thanks

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: