Farid Ma'ruf

Informasi Bisnis Internet, Dunia Komputer, dan Dakwah

Bunga Utang dalam APBN 2002 dan 2016

Posted by Farid Ma'ruf pada Desember 13, 2015

Tahun 2002, Indonesia menjual Indosat dengan harga (hanya) Rp5,7 triliun ke Singapore Technologies Telemedia (STT).
Tahun 2002, Indonesia membayar BUNGA utang sebesar Rp87,67 triliun.

Kita paham, bunga utang itu namanya RIBA. Dosa besar.
Sementara itu, menjual aset negara yang strategis juga haram. Padahal hanya untuk mendapatkan (hanya) Rp5,7 triliun.
Tapi di saat yang sama, “membuang” uang Rp87,67 triliun.
(Sudah haram, nggak masuk nalar pula).

 

Sampai sekarang, Indosat masih dimiliki negara lain.
Setiap kita membeli pulsa atau menjual produk Indosat, sebenarnya ya kita menyumbang ke negara lain.

 

Begitu juga pembayaran bunga utang.
Tahun 2016 direncanakan alokasi pembayaran bunga utang sebesar Rp 183,429 triliun.
Uang dari mana itu untuk membayar bunga utang?
Utamanya tentu dari pajak.
Pajak dari siapa?
Dari rakyat tentu saja.

 

Bunga utang dibayarkan ke siapa?
Ada yang keluar negeri, ada yang ke dalam negeri.
Tapi, tentu hanya orang kaya yang bisa “ngutangi” pemerintah.
Jadi, diakui atau tidak, tiap tahun pemerintah membuat orang kaya makin kaya dengan membayar bunga utang (yang haram itu).

 

Jika uang Rp 183,429 triliun untuk membangun masjid, dapat berapa masjid ya?
Jika satu buah masjid dibuat dengan dana Rp500 juta, maka bisa dibangun 366.858. Wow…
Nggak perlu tuh ada panitia pembangunan masjid yang keleleran di pinggir jalan untuk cari sumbangan.
Masjidnya di Madura, cari dananya sampai Jogja.

 

Bagaimana jika untuk membangun PLTN?
Jika satu PLTN butuh Rp20 triliun, maka bisa dibangun 9 PLTN baru di tahun 2016 besok.

 

Bagaimana jika untuk membangunkan rumah para keluarga muda miskin yang tidak bisa membangun rumah?
Jika satu rumah butuh dana Rp175juta, maka bisa dibangun lebih dari 1 juta rumah. Wow… Mungkin nggak perlu ada tuh pemuda yang menunda-nunda nikah gara-gara nggak punya rumah….

 

Bagaimana jika…
Bagaimana jika…

Seadainya kita mau bekerja lebih keras,
untuk menyadarkan umat,
meninggalkan sistem kapitalisme,
dan beralih ke sistem Islam.

 

www.faridmaruf.wordpress.com
FB.Com/FaridM

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: