Farid Ma'ruf

Informasi Bisnis Internet, Dunia Komputer, dan Dakwah

Bunuh Diri Bisnis dan BPJS

Posted by Farid Ma'ruf pada September 14, 2015

13 bunuh diri bisnisFJB Kaskus sedang heboh dengan adanya dugaan pelarian dana ratusan juta oleh penyedia jasa rekening bersama (rekber) Blackpanda. Banyak orang yang jengkel dan tentu saja sangat gatel untuk segera melaporkannya ke polisi. Cukup mengejutkan karena rekber ini sudah lumayan punya nama. Fee rekber minimal Rp10ribu. Jika dalam sehari ada 50 transaksi saja, maka sudah untung Rp500ribu per hari, atau Rp15juta/bulan. Jelas bukan angka keuntungan yang kecil.

Lantas, mengapa pengelola rekber ini melakukan bunuh diri bisnis dengan melakukan penggelapan? Sampai sekarang tidak ada keterangan resmi dan valid. Namun, kita bisa menduga beberapa hal berikut :

  1. Dari sisi motivasi, cukup kecil kemungkinan ia sengaja melakukan penggelapan. Jika bisnis sudah menguntungkan dan cukup besar labanya, mengapa juga melakukan penggelapan? Tentu kurang logis.
  2. Lebih mungkin adalah, ia tergoda untuk memanfaatkan dana mengendap untuk diinvestasikan/dibisniskan di tempat lain.

Seandainya setiap hari ada 50 transaksi saja, masing-masing transaksi nilainya Rp1juta, maka setiap hari ada dana mengendap Rp50juta. Jika rata-rata lama pengendapan dana adalah 4 hari, maka selama 4 hari tersebut ia bisa memegang uang Rp200juta. Jika kejadian tersebut merupakan siklus, bisa dikatakan ia setiap hari bisa memegang uang Rp200juta free.

Nah, bisa jadi pengelola tergoda untuk menggunakannya. Misal untuk bermain forex, main judi online, atau spekulasi-spekulasi yang lain. Mungkin ia merasa akan untung. Jadi tidak masalah uang ia gunakan. Tapi besar kemungkinan, ia rugi. Akibatnya, uang hilang, dan ia tidak bisa meneruskan dana dari para buyer ke seller.

Terjadilah penggelapan dana.

Nah, sebenarnya perusahaan asuransi itu menggunakan model yang hampir sama. Saya pernah didatangi sales asuransi (sebut saja PunCenSIAL). Ia menawarkan model sebagai berikut. Dengan hanya menabung Rp300ribu/bulan/orang, maka kita akan ditanggung biaya kesehatan/rumah sakit (dengan jumlah tertentu, saya lupa nominalnya). Di akhir masa periode asuransi, uang tersebut bisa ditarik semua (tidak berkurang sedikitpun, walaupun kita pernah sakit dan biaya rumah sakit sudah ditanggung perusahaan asuransi). Dan lebih asyiknya, kita masih akan mendapatkan tambahan hasil keuntungan bisnis. Cukup menggiurkan bukan? Untungnya saya sudah pernah baca bahwa ASU-ransi hukumnya haram. Jadi saya tolak. (Hukum asuransi baca di sini : https://konsultasi.wordpress.com/?s=asuransi)

Bagaimana bisa menawarkan tawaran yang gurih lezat seperti itu?

Ternyata perusahaan asuransi tidak hanya sekedar mengumpulkan dana para nasabah. Dana ia investasikan di berbagai bisnis. Wajar jika perusahaan asuransi bisa menanggung biaya kesehatan nasabah, sekaligus bisa mengembalikan dana nasabah secara utuh di akhir periode asuransi, ditambah hasil/keuntungan bisnis. Selain itu, perusahaan asuransi masih bisa menggaji para karyawan, menyewa kantor, iklan di televisi, dan lain sebagainya.

Namun pernahkah kita berpikir, bagaimana jika investasinya rugi? Bisnis tidak bisa dijamin untung, tapi juga ada kemungkinan rugi. Jika rugi, darimana perusahaan asuransi akan menanggung biaya kesehatan nasabahnya? Darimana uang untuk mengembalikan dana nasabah di akhir periode? Tentu tidak ada. Akan mirip kejadian seperti penggelapan dana oleh rekber Blackpanda.

Dan ngomong-ngomong, BPJS itu juga dijalankan dengan prinsip seperti perusahaan asuransi. Walau untuk BPJS kesehatan nampaknya uang premi akan hilang jika tidak digunakan (tidak ada pengembalian dana).

Namun, resiko bahwa BPJS menginvestasikan dana nasabah, kemudian rugi trilyunan, itu tetap ada. Pertanyaannya, bagaimana jika itu terjadi? Apakah kita (rakyat Indonesia) yang dipaksa mendaftar BPJS juga akan ramai-ramai melaporkan BPJS ke polisi? Ataukah dana para anggota BPJS tetap akan dikembalikan (dalam bentuk layanan kesehatan) tetapi dengan mengambil dana talangan dari uang pajak? Yah, itu sama saja kembali ke rakyat lagi. (www.faridmaruf.wordpress.com)

Like : FB.Com/FaridM

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: