Farid Ma'ruf

Informasi Bisnis Internet, Dunia Komputer, dan Dakwah

Rohingya dan Alat Pemersatu Manusia

Posted by Farid Ma'ruf pada Mei 16, 2015

rohingyaWaktu SMU saya mendapatkan pelajaran tentang alat pemersatu. Waktu itu dibahas beberapa istilah, ada ikatan kekeluargaan, ikatan kesukuan, dan ikatan kebangsaan/nasionalisme.

Ikatan kekeluargaan memang bisa mempersatukan, tapi hanya sebatas keluarga/bani. Di level lebih besar, akan sangat mudah terjadi permusuhan antar keluarga/bani. Oleh karena itu, ikatan kekeluargaan tidak cukup untuk mempersatukan bangsa Indonesia.

Ikatan kesukuan memang bisa mempersatukan beberapa keluarga, tapi hanya sebatas satu suku. Di level lebih besar, akan sangat mudah terjadi permusuhan antar suku. Oleh karena itu, ikatan kesukuan tidak cukup untuk mempersatukan bangsa Indonesia yang terdiri dari berbagai macam suku.

Ikatan kebangsaan/nasionalisme dipandang paling ideal. Nasionalisme bisa mempersatukan seluruh suku-suku yang ada di Indonesia. Bhinneka tunggal ika. Walau berbeda-beda (beda-beda suku), tapi tetap satu juga.

Namun, jika kita mau terbang lebih tinggi. Apakah nasionalisme cukup untuk menjadi alat pemersatu manusia?

Lihatlah bagaimana pengungsi Rohingya yang diusir di berbagai negara. Indonesia menolak, Malaysia juga menolak. Di sini kita harus sadar, nasionalisme ternyata tidak layak menjadi alat pemersatu.

Lebih dari itu, alih-alih menjadi alat pemersatu. Nasionalisme justru menjadi alat pemecah-belah. Ribuan manusia pengungsi Rohingya diusir berbagai negara. Dimana hati nurani? Dimana nasionalisme? Mengapa ketika ada pesawat jatuh, seluruh penumpang diduga sudah tewas, dikerahkan berbagai armada dan pasukan untuk mencarinya, dana milyaran pun dikeluarkan. Lantas, mengapa untuk pengungsi yang masih hidup justru diusir? Dimana nasionalisme yang kau agungkan itu?

Lantas, apa alat pemersatu yang layak?

Di masa lalu, ada peradaban besar yang wilayahnya meliputi dua per tiga dunia (dunia yang dikenal waktu itu). Rakyatnya terdiri dari berbagai suku, bangsa, bahasa, ras, dan agama. Mereka semua bisa hidup dalam satu negara, satu pemimpin. Hidup damai dan sejahtera. Apa alat pemersatunya? Jelas bukan nasionalisme. (www.faridmaruf.wordpress.com)

Satu Tanggapan to “Rohingya dan Alat Pemersatu Manusia”

  1. semoga umat islam rohingya segera mendapat pertolongan dari Allah, tak kuat saya melihatnya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: