Farid Ma'ruf

Informasi Bisnis Internet, Dunia Komputer, dan Dakwah

Nasihat-nasihat yang Justru Aneh jika Dituruti Semua Orang

Posted by Farid Ma'ruf pada Maret 13, 2015

Sekarang kan marak motivasi-motivasi yang terasa provokatif. Kesannya memang dahsyat (dan mungkin memang dahsyat bagi satu orang tersebut). Tapi, jika diikuti semua orang, justru kehidupan ini akan menjadi aneh. Ini jika dilihat dari sudut pandang yang lebih luas, tidak hanya pribadi satu orang atau sedikit orang saja.

Berikut ini contohnya :
1. Jadilah pengusaha ! Jangan mau menjadi karyawan !
Jika semua orang menjadi pengusaha, lantas siapa yang menjadi karyawannya? Satu pengusaha bisa jadi mempunyai beberapa karyawan. Jika semua karyawan minta resign, maka bangkrutlah pengusaha. Dunia ini memang butuh pengusaha, tapi lebih butuh banyak karyawan.

2. Jadilah pebisnis ! Jangan mau menjadi PNS !
Jika semua orang menjadi pebisnis, lantas negara ini siapa yang urus? Negara memang butuh adanya pebisnis, tapi jika semua orang menjadi pebisnis (tidak ada PNS), lumpuhlah negara. Siapa guru yang akan mengajar anak-anak kita? Siapa polisi yang akan mengatur lalu-lintas? Siapa dokter yang akan mengobati jika kita sakit? Dlsb.

3. Jadilah PNS ! Jangan menjadi petani ! (ini mungkin nasihat banyak orang tua kepada anaknya)
PNS itu ada batasnya. Jika semua orang menjadi PNS, dibayar pakai apa? Tetap harus ada orang yang mau menjadi petani.

4. Poligami itu lebih baik daripada monogami.
Provokasi poligami banyak bertebaran, walaupun hukumnya mubah (bukan sunnah, apalagi wajib).
Namun faktanya, jumlah perempuan lebih banyak daripada laki-laki. Oleh karena itu, tidak semua laki-laki harus berpoligami. Cukup sebagian saja. Itu pun sudah ada resiko sebagian laki-laki akan menjomblo seumur hidup.

5. Jadilah Pemimpin !
Kita memang pemimpin bagi diri kita sendiri. Sedikit lebih luas, minimal menjadi pemimpin keluarga. Tetapi, tidak semua orang harus menjadi pemimpin (di luar dua hal yang di sebut di depan). Justru lebih banyak orang yang harus menjadi pengikut. Oleh karena itu, justru aneh mengapa banyak diadakan training kepemimpinan, tapi jarang diadakan training kepengikutan. Tidak mudah lho menjadi pengikut. Ada orang yang bukan pemimpin tapi tidak mau dipimpin. Diperintah tidak mau. Suka main protes padahal ketika rapat tidak datang, dlsb

6. Ada contoh lain?

Oleh karena itu, marilah kita memilih apa yang menurut kita lebih baik untuk kita. Dan apapun pilihannya, semua itu menjadi hal positif dalam pandangan luas. Dan tentu, semua bisa masuk surga asal bertaqwa.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: