Farid Ma'ruf

Informasi Bisnis Internet, Dunia Komputer, dan Dakwah

Type Akhwat Istri Kedua

Posted by Farid Ma'ruf pada November 22, 2014

akhwat-misterius“Mas, tadi malam mimpi apa sih, kok tidur sambil senyam-senyum,” pagi-pagi habis subuh istriku sudah memberondongku dengan pertanyaan. “Ah, nggak mimpi apa-apa kok. Memang dasarnya kan aku murah senyum,” aku mencoba mengelak. “Nggak mungkin, lha wong sambil bilang sayang-sayang gitu kok. Hayo, mimpi apa, ngaku aja! “. Eh, ternyata istriku langsung bergaya bak interogrator profesional.

“Ya deh ngaku. Tadi malam aku mimpi nikah,” kataku kalem. “Apa, nikah lagi? Mas kok tega sih nikah lagi? Sudah nggak cinta sama aku ya?” Istriku tambah meninggi nada bicaranya. “Lha ini kan mimpi to Dik. Nggak disengaja, nggak direncana. Jadi ya jangan salahkan aku Dik.” Aku membela diri. “Tapi Mas, yang namanya mimpi itu berarti ekspresi hati Mas yang paling dalam. Berarti memang dasarnya Mas itu ingin nikah lagi.” “Memangnya ada teori seperti itu?”, tanyaku sok ilmiah. “Ada Mas, kalau nggak percaya, googling saja!” Aku hanya manggut-manggut saja, malas mendebat.

“Trus, Mas nikahnya sama siapa? Akhwat mana?” Istriku terus menginterograsi. “Nah, itu masalahnya. Ketika mimpi aku lupa tidak tanya siapa namanya. Bagian ketika akad nikah juga tidak ada. Tahu-tahu aku sudah dalam posisi setelah akad nikah, kemudian bertemu istri.” Aku mencoba menjelaskan situasi dalam mimpiku. “Tapi Mas pernah ketemu nggak sama akhwat itu?” Istriku tambah penasaran.

“Iya, pernah Dik.” Aku tetap berusaha kalem. “Ketemu dimana? Ketika acara apa?” Istriku makin serius saja menanggapi. “Ketika acara expo dakwah di Balai Utari itu Dik aku ketemunya”.” “Di Expo dakwah? Sebentar !” Istriku langsung lari mengambil laptop. Ia buka folder album foto dokumentasi acara expo dakwah. Ia langsung menuju beberapa foto tertentu. Foto akhwat yang masih single dan cantik sepertinya. “Apakah akhwat ini?” Istriku memulai dengan pertanyaan pertama. Nampak foto akhwat muda, cantik, mungkin masih usia kuliah. “Bukan.” Jawabku kalem dan santai. “Apakah yang ini?”, istriku menunjuk foto akhwat lainnya yang lebih cantik. “Bukan”, jawabku tetap kalem. “Apakah yang ini?” istriku menunjuk foto lainnya. Serius banget. “Bukan”, jawabku. Sampai sepuluh foto ia tunjuk, tetapi jawabanku tetap bukan.

“Terus yang mana Mas? Itu akhwat single dan cantik-cantik semua sudah kutunjuk semua. Sudah nggak ada lagi akhwat single yang lebih cantik. Mas yakin ketemunya di expo?” Istriku tambah penasaran. “Yakin Dik.” Jawabku serius kali ini. “Kalau gitu, tolong Mas tunjukkan saja, akhwat yang mana?” Istriku tambah penasaran. Aku ambil laptop itu, layarnya menghadap ke wajahku sehingga istriku tidak bisa ikut melihat layarnya. “Ini Dik akhwatnya?” Kataku.“

Istriku langsung njenggirat mendekat.  “Ini lho!”. Kataku sambil menunjukkan foto seorang akhwat yang cantik sekali, tetapi tadi dilewatkan oleh istriku. Padahal foto akhwat cantik tersebut banyak di folder tersebut.

“Itu?” Istriku berkata dengan nada tinggi.

 

“Itukan fotoku Mas….!” Kata istriku sambil memukul bahuku keras. “Yang bener saja ah…” Kali ini istriku mulai senyum-senyum. “Iya Dik, bener. Sumpah.” Jawabku serius banget.

“Walah Mas-mas. Mimpi saja kok nggak kreatif…” Istriku malah  meledek.

“Iya Dik. Lha dirimu itu terlalu menguasai hatiku je. Akhwat di hatiku cuma ada kamu. Bangun tidur, ingat kamu. Berangkat kerja, ingat kamu. Ketika bekerja, ingat kamu. Kemana-mana, kok ya ingat kamu terus Dik. Di layar laptop, ada fotomu. Di layar HP, ada fotomu. Di dompet, ada fotomu. Di buku, ada fotomu. Hatiku sudah terpenjara olehmu Dik. Jadi tidur saja, mimpinya ketemu sama kamu.” Kataku serius banget. Istriku pun senyam-senyum sendiri. (www.faridmaruf.wordpress.com)

 

*Tulisan di atas adalah cerpen. Bukan catatan harian.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: