Farid Ma'ruf

Informasi Bisnis Internet, Dunia Komputer, dan Dakwah

Persepsi Salah tentang Perpisahan Suami Istri (Termasuk Perceraian)

Posted by Farid Ma'ruf pada Oktober 26, 2014

cerai-palu

  1. Cerai adalah suatu hal yang buruk.
  2. Jika cerai, maka kehidupan mantan istri selanjutnya akan terlunta-lunta, tidak ada yang menafkahi. Kecuali si istri punya pekerjaan (makanya, sekarang digalakkan kemandirian ekonomi istri/kaum wanita diopinikan perlu bekerja agar tidak takut minta cerai).
  3. Jika anak ikut ibunya, maka si bapak keenakan bisa nikah lagi tanpa memikirkan anaknya. Sementara ibunya harus banting tulang menafkahi anaknya.

Yang benar :

  1. Cerai bukan suatu hal yang buruk. Rasulullah sendiri pernah mentalaq salah satu istrinya.
  2. Setelah bercerai, kehidupan mantan istri tidak terlunta-lunta. Ia ada yang mengurusi, yaitu kembali kepada walinya (jika bapaknya masih, ya kembali ke bapaknya, dan seterusnya sesuai urutan perwalian). Jadi, tanpa bekerja pun, mantan istri tetap ada yang mengurusi. Sampai kemudian ia nanti menikah lagi dengan laki-laki lain.
  3. Walaupun si anak ikut ibunya, namun tetap kewajiban ayahnya untuk menafkahi. Jadi ayahnya tidak bisa berlepas tangan. Uenak tenan si laki-laki kalau setelah menghamili istrinya, punya anak, trus diceraikan, dan bebas tidak menafkahi anaknya. Trus nikah lagi gitu? Dicerai lagi, bebas lagi, nikah lagi, dst?

Jadi, jika ada rumah tangga yang cek-cok terus, sudah diupayakan damai (melalui para juru damai perwakilan keluarga), tetapi tetap tidak bisa harmonis, ya sudah, cerai adalah salah satu jalan yang bisa ditempuh. Itu lebih selamat (tidak haram), daripada rumah tangga dilanjutkan, tetapi :

  1. Istri tidak mau taat suami (membangkang). Ini malah dosa.
  2. Suami marah-marah dan sering menganiaya istri (menampar, memukul, dll) dengan cara-cara fisik yang tidak sesuai syariah Islam. Nah, ini juga dosa.
  3. Istri dan suami tidak saling mencintai. Malah hatinya terkait perempuan/laki-laki lain.

(www.faridmaruf.wordpress.com)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: