Farid Ma'ruf

Informasi Bisnis Internet, Dunia Komputer, dan Dakwah

Carilah Calon Mertua yang Punya Kemampuan Melihat Sisi Lain

Posted by Farid Ma'ruf pada April 13, 2014

mark-zJika ada pemuda yang menemui calon mertua, dan ditanya apa pekerjaannya, kemudian pemuda tersebut menjawab:
1. “Saya PNS, dosen di Universitas ABC.”
2. “Saya pengusaha property, penghasilan Rp200juta perbulan.”
3. “Saya Kepala Cabang Jogja BUMN ABC.”
4. “Saya Kabag ABC di Kantor Pemda.”
Dll yang sejenis (penghasilan tinggi, status sosial tinggi), maka bisa jadi jawaban calon mertua adalah:
“Oh, monggo. Silakan, boleh menikahi anak gadis saya. Sekarang dibawa dulu juga boleh.” 
Itu dianggap wajar, karena calon mertua mengira bahwa anak gadisnya masa depannya akan cerah. Calon mertua langsung percaya atau memberikan kepercayaannya kepada si pemuda.

Tapi bagaimana jika jawaban si pemuda adalah sbb:
1. “Saya penjual cilok keliling.”
2. “Saya pembantu tukang batu.”
3. “Saya buruh tani.”
4. “Saya pengusaha kecil-kecilan.”
Bagaimana jawaban calon mertua? Apakah akan sama dengan jawaban kepada pemuda yang pekerjaannya mentereng?

Bisa jadi tidak. Calon mertua akan ragu, apakah anak gadisnya bisa bahagia dan sejahtera jika menikah dengan pemuda tersebut?

Jika ada pemuda yang tidak sholih, pekerjaan termasuk type yang kedua, bisa jadi memang kemana-mana ia akan menemui banyak penolakan dari para calon mertua.

Sementara jika ada pemuda sholih, masuk kategori orang dengan pekerjaan kategori kedua, ia masih punya harapan diterima. Siapa calon mertua yang mau menerimanya?

Tentu saja adalah calon mertua yang bisa melihat sisi lain si pemuda tersebut, yaitu kesholihannya.

Pemuda sholih tidaklah harus berjenggot, berjubah, dan celana congklang. Tetapi pemuda yang menjalankan semua kewajiban-kewajiban, menjalankan banyak kesunnahan (mandub), tidak menghabiskan waktu untuk perkara mubah, menghindari yang makruh, dan menjauhi sejauh-jauhnya semua perkara yang haram.

Maka, carilah mertua yang bisa melihat sisi lain.

Jika bertemu calon mertua yang hanya melihat kekayaan dan status sosial, sebaiknya segera tinggalkan saja. Hidup anda akan susah jika berurusan dengan mertua model seperti itu. (www.faridm.com)

*Catatan pengajian Ahad Pagi dengan remake.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: