Farid Ma'ruf

Informasi Bisnis Internet, Dunia Komputer, dan Dakwah

Liqo Syawal Kab. Bantul: Menggugurkan Dosa Investasi

Posted by Farid Ma'ruf pada Oktober 6, 2010

HTI Press. Di akhirat ada orang-orang yang bangkrut, yaitu orang yang pahalanya habis sementara dosanya sangat banyak. Orang yang bangkrut tersebut bukan selalu berarti orang yang tidak pernah beribadah. Bisa jadi ia adalah orang yang rajin sholat, puasa, zakat, juga haji. Tetapi ia akan dimasukkan ke dalam neraka. Salah satu sebabnya adalah karena orang tersebut diam, tidak mau berdakwah. Hal ini karena ada banyak sekali kewajiban yang berupa fardlu kifayah. Dosa akibat tidak melaksanakan fardlu kifayah tidak bisa digugurkan kecuali jika fardlu kifayah tersebut sudah ditunaikan. Contoh fardlu kifayah tersebut adalah menjilid/merajam pezina, memotong tangan pencuri, qisash atas pembunuhan, dan lain sebagainya yang jumlahnya sangat banyak, mencapai 90% dari kewajiban yang ada.  Fardlu kifayah tersebut akan bisa dilaksanakan jika ada penerapan syariah oleh negara Khilafah. Oleh karena itu, kita semua wajib berdakwah demi tegaknya Khilafah. Jika tidak, maka kita akan mendapatkan dosa yang sangat banyak. Demikian salah satu uraian Ust. H. Dwi Condro Triono, M.Ag. (syabab HTI  Bantul, kandidat doktor  Ekonomi Islam Univ. Kebangsaan Malaysia), yang tampil sebagai pembicara dalam acara Liqo’ Syawal DPD II HTI Kab. Bantul yang bertema “Menjadi Khairu Ummah dengan Menegakkan Syariah dan Khilafah”. Acara ini diselenggarakan pada Ahad, 3 Oktober 2010 pukul 08.00-11.30 di Serambi Masjid Agung Manunggal Bantul, DIY.

Acara yang dihadiri oleh kurang-lebih  400 orang ini diawali dengan pembacaan ayat suci Al Qur’an oleh Ust. Ana Risdianto, S.T. Dilanjutkan dengan sambutan Ketua DPD II HTI Kab. Bantul yang disampaikan oleh. Ust. Dr. M. Kholid Ridwan, M.Sc.  Setelah itu dilakukan ikrar syawalan yang dipimpin oleh Ust. Yusuf Mustakim. Diikuti dengan penanyangan film Profil Singkat Hizbut Tahrir Indonesia. Di sela-sela acara, peserta dihibur  oleh Group Hadroh “Qolbun Salim” dari GP Anshor, Trirenggo, Bantul.

Di sesi tanya jawab, ada pertanyaan, apakah ada klasifikasi dosa investasi tersebut? Di jawab : ada. Klasifikasinya sesuai dengan jabatan orang tersebut sewaktu di dunia. Penguasa (kepala negara) akan mendapatkan dosa investasi yang amat sangat besar. Pejabat-pejabat di bawahnya juga menerima dosa tersebut dalam jumlah yang lebih kecil, begitu seterusnya sesuai tingkat jabatannya. Rakyat jelata juga mendapatkan dosa dalam jumlah yang lebih kecil lagi. Tapi walau kecil-kecil, karena jumlahnya sangat banyak, maka dosanya juga akan menumpuk jadi banyak. Oleh karena itu, agar tidak berdosa, marilah kita berdakwah dengan serius. Dakwah tersebut harus dalam jamaah dakwah yang memperjuangkan tegaknya khilafah. Salah satunya yaitu Hizbut Tahrir.

Acara diakhiri setelah pembacaan doa yang dipimpin oleh Ust. Abu Hanif (syabab HTI Bantul, Pengurus MUI DIY).  Peserta kemudian bersalam-salaman dan membubarkan diri dengan tertib. (FaridM; HTI Bantul)

Acara dibuka oleh pembawa acara Ust. Luthfiyanto, S.Pd
Acara dibuka oleh pembawa acara Ust. Luthfiyanto, SS.
Ikrar syawalan dipimpin oleh Ust. Yusuf Mustakim
Ikrar syawalan dipimpin oleh Ust. Yusuf Mustakim
Peserta mengucapkan ikrar syawalan
Peserta mengucapkan ikrar syawalan
Ceramah oleh Ust. H. Dwi Condro Triono, M.Ag. (syabab HTI Bantul, kandidat doktor ekonomi Islam Universitas Kebangsaan Malaysia)
Ceramah oleh Ust. H. Dwi Condro Triono, M.Ag. (syabab HTI Bantul, kandidat doktor ekonomi Islam Universitas Kebangsaan Malaysia)
Peserta meninggalkan lokasi acara dengan tertib
Peserta meninggalkan lokasi acara dengan tertib

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: