Farid Ma'ruf

Informasi Bisnis Internet, Dunia Komputer, dan Dakwah

BAGI HASIL USAHA KOPERASI RIBA

Posted by Farid Ma'ruf pada Mei 19, 2007

Pertanyaan :

Ass.. Wr. Wb.
Ust, di kantor tempat kerja saya ada koperasi, dimana semua pegawai adalah anggotanya (sudah otomatis). yang ingin saya tanyakan, apa hukumnya gabung dengan koperasi, karena setau saya salah satu usahanya itu adalah pinjaman dengan sistem bunga? apa yang harus saya lakukan? mengingat saya (sebagai anggota) pasti mendapatkan bagi hasil rutin seperti SHU dll.
syukron atas jawabannya…
Sai, Jakarta Utara. Apr 8, 6:26 PM. xxxxxxx@gmail.com.  | IP: 202.162.220.149

 

Jawaban :

Haram hukumnya menerima bagi hasil dari usaha bisnis yang berbasis riba. Silakan baca hukum tentang riba di sini. Haram pula menerima bagi hasil usaha koperasi karena koperasi adalah suatu perseroan yang batil, bertentangan dengan hukum-hukum Islam.

Koperasi termasuk salah satu jenis perseroan dalam sistem kapitalis.  Koperasi adalah bentuk penanaman saham antara sekelompok orang yang melakukan kesepakatan antarsesama mereka, untuk mengadakan kerjasama (perseroan) sesuai dengan kondisi tertentu mereka.

Koperasi merupakan organisasi yang batil dan bertentangan dengan hukum-hukum Islam. Ada beberapa sebabnya, yaitu :

  1. Koperasi hanyalah kumpulan modal saja. Tidak ada orang/badan yang bertindak sebagai pengelola. Yang ada hanyalah kesepakatan untuk menyerahkan modal sejumlah nilai tertentu saja. Biasanya ada yang namanya simpanan pokok, simpanan wajib, simpanan sukarela. Setelah mereka menyerahkan simpanan tersebut, maka mereka bisa bergabung menjadi anggota. Kemudian mereka membentuk kepengurusan yang bertugas mengelola koperasi tersebut. Pengurus tidak selalu yang menjalankan kegiatan koperasi sehari-hari. Pengurus bisa menggaji beberapa pegawai untuk menjalankan koperasi. Gaji pegawai ini menjadi salah satu unsur biaya di dalam koperasi.

Berdasarkan keterangan di atas, jelaslah bahwa koperasi tidak bisa mewujudkan perseroan yang sah menurut syara’.

  1. Pembagian laba koperasi berdasarkan hasil pembelian atau produksi. Padahal dalam sistem Islam, pembagian laba berdasarkan modal atau kerja (mohon baca keterangan tentang bagi hasil bisnis Islami di sini).

 

Demikian penjelasan singkat dari kami. Semoga bisa dipahami. Keterangan lebih lanjut tentang sistem ekonomi Islam silakan dibaca di buku Nizhamul I’tishodi fil Islam karya Syaikh Taqiyuddin an Nabhani. (Farid Ma’ruf; www.syariahpublications.com)

 

Tim Konsultan Syariah Publication

6 Tanggapan to “BAGI HASIL USAHA KOPERASI RIBA”

  1. Mr. Fulus said

    Salam,
    Maaf saya tidak setuju dengan pendapat penulis, argumentasinya terlalu sederhana.

  2. seperti telah saya singgung.
    1. haramnya bunga bisa dibaca di artiikel ttg bunga bank.
    2. status hukum koperasi bisa dibaca di kitab “Nizhamul iqtishodi fil Islam’ karya syaikh taqiyuddin an nabhani. di sana ada berbagai contoh perseroan dalam sistem kapitalis. koperasi adalah salah satunya.

  3. Mr. Fulus said

    Terima kasih Ust Farid. Saya sudah membaca buku Syaikh Nabhani, tapi sudah lama, 5 tahun yang lalu. Memang buku itu panduan perdagangan bagi orang Islam, tetapi banyak fatwa dan buku-buku lain yang lebih baru (yang saya timbang tidak mengandungi unsur politik praktis), banyak merevisi pandangan fiqih lama. Fiqih yang mengandungi unsur politik secara praktis memang ada baiknya, untuk menentukan kebijakan ekonomi makro misalnya.

    Bagi saya, fiqih muamalat itu mengikuti perkembangan zaman, terikat pada waktu dan tempat, maka beberapa perundangan bersifat fleksibel. Riba dari dulu dan sampai kapanpun memang haram, tapi apa yang termasuk riba bersifat longgar (ada cela untuk sesuatu berstatus boleh dan tidak boleh).

    Fiqih Muamalat lain dengan Aqidah. Aqidah tidak bisa berubah, tidak mengikuti perkembangan zaman.

  4. saifuddin azhar atoillah said

    kok pendapat penulis begitu ? wong mui saja membolehkan. muhammadiyah banyak yang punya koperasi. prinsip koperasi kan dari anggota oleh anggota dan untuk anggota. kalo pengurus mengangkat pegawai itu kan karena load pekerjaannya banyak, dan dikerjakan oleh yang profesional.

  5. saya sangat mendukung koperasi…asal jgn ada praktek riba

  6. Fatkur said

    Assalamu’alaikum. kami ingin mendirikan sebuah koperasi dengan sistem Simpan Pinjam. akan tetapi saya masih bingung tentang bunga atau prsentasinya. Mohon penjelasan dari Bapak tentang koperasi yang baik dan benar agar nantinya koperasi yang saya rintis bersama teman-teman tidak melangar syari’at islam.makasih

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: