Farid Ma'ruf

Informasi Bisnis Internet, Dunia Komputer, dan Dakwah

APAKAH NII GERAKAN SESAT?

Posted by Farid Ma'ruf pada Mei 19, 2007

Syariah Publications

Pertanyaan :

Saya adalah seorang mahasiswa di Jakarta. Saat ini ada beberapa teman saya yang baru-baru ini ternyata ikut pengajian di NII. Saya telah mencari informasi di internet tentang gerakan ini dan ternyata ada beberapa versi. Ada yang mengatakan bahwa NII itu adalah gerakan yang sesat, adapula bahwa NII yang sesat itu hanyalah NII KW IX. Saya ingin menanyakan fakta mana yang sebenarnya terjadi? Tolong dengan keterangan2 atau situs yang lengkap dikirim ke e-mail saya. Jazakalloh.

Ujang, xxxxxxx_joe@yahoo.com | IP: 125.160.97.90, Apr 30, 5:41 AM

 

Jawaban :

Kami memahami keresahan Ujang terhadap aktivitas beberapa teman yang diduga ikut NII KW IX yang menurut pemberitaan beberapa media adalah gerakan sesat. Siapa yang mau jika pengajian yang diikuti bukannya mencerahkan tetapi justru menyesatkan?

Di sini kami tidak akan menghakimi apakah pengajian yang diikuti teman-teman Ujang itu sesat atau tidak. Kami juga tidak akan membahas NII ataupun NII KW IX, apakah bisa disebut gerakan Islam atau justru harus disebut gerakan sesat. Kami lebih memilih memberikan jawaban yang akan mencerdaskan Ujang dan teman-teman yang lain. Silakan simak penjelasan berikut :

 

A. Identitas Organisasi/Partai

Tiga syarat organisasi dakwah Islam yang ideal :

(1)   Asasnya Islam, dituliskan secara jelas dalam AD/ARTnya. Bukan berasas yang selain Islam. Asas berarti pijakan/dasar seluruh aktivitas organisasi. Jika asasnya tidak Islam, maka bagaimana mungkin organisasi itu akan mengajak pada ajaran agama Islam?

(2)   Mempunyai target dan tujuan Islami yang jelas, serta bisa diukur tingkat keberhasilannya. Walaupun sulit dicapai, tetapi kalau masih dalam lingkaran “mungkin” itu adalah boleh.

(3)   Mempunyai pemikiran (fikrah) yang hanya merujuk dari sumber ajaran agama Islam, yaitu Al Quran dan As Sunnah. Tidak merujuk pada kitab-kitab lain yang bertentangan dengan Al Quran dan As Sunnah.

Termasuk tidak boleh merujuk pada pemikiran orang-orang kafir seperti Karl Marx, Adam Smith, John Locke, Montesque, Thomas Hobbes, Sigmund Freud, dan lain sebagainya. Khususnya jika yang dibahas adalah hal-hal yang berkaitan dengan aqidah, ibadah, dan muamalah (termasuk sistem ekonomi, sistem politik dan pemerintahan, ataupun sistem pendidikan). Jika yang dibahas adalah sains dan teknologi, maka bisa diperbolehkan selama tidak bertentangan dengan Islam.

(4)   Mempunyai metode (thariqah) yang jelas untuk mencapai tujuannya. Thariqah itu harus thariqah yang Islami, bukan thariqah yang bertentangan dengan Islam. Contoh thariqah yang bertentangan dengan Islam : melakukan pemberontakan bersenjata, mendirikan negara di dalam negara (sehingga “negara” buatannya itu tidak mempunyai kedaulatan sendiri karena masih di dalam kekuasaan negara yang asli).

(5)   Mempunyai agenda yang serius untuk membimbing anggota-anggotanya agar berkepribadian Islami (bersyakhsiyah Islamiyah), baik pemikirannya ataupun perasaannya.

Organisasi yang justru merusak kepribadian anggotanya misalnya membolehkan untuk tidak sholat lima waktu, melepaskan jilbab, bergaul bebas dengan lawan jenis, dsb.  adalah organisasi yang wajib ditinggalkan.

 

B. Anggota Organisasi/Partai

Selain lima hal tersebut, anggota organisasi dakwah Islam haruslah dari kalangan orang Islam saja. Tidak boleh ada orang kafir yang bergabung di dalamnya. Jika ada, maka organisasi tersebut bukanlah organisasi dakwah Islam. Bagaimana mungkin ada orang kafir yang mendakwahkan Islam? Bukanlah ia sendiri yang harus didakwahi? Orang kafir hanya boleh masuk menjadi anggota organisasi Islam hanya jika ia telah masuk Islam terlebih dahulu. Ditandai dengan membaca dua kalimat syahadat yang diketahui secara pasti oleh pimpinan/pengurus organisasi dakwah tersebut.

 

C. Aktivitas Organisasi/Partai

1. Ide-ide/pemikiran organisasi yang disebarkan

Organisasi dakwah Islam harus beraktivitas menyebarluaskan ajaran Islam. Jika ada organisasi yang justru menyebarluaskan pemikiran yang tidak Islami seperti sekularisme, pluralisme, dan liberalisme, maka organisasi tersebut bukanlah organisasi Islam, tetapi organisasi sesat.

Jadi, kalau ada organisasi/partai yang mengatakan bahwa mereka setuju pluralisme maka organisasi/partai itu adalah sesat. Walaupun partai tersebut mengaku berasas Islam dan mengaku  partai dakwah, itu adalah bohong belaka. Pada hakikatnya, partai penganjur pluralisme tersebut adalah sesat. Hal ini sesuai dengan fatwa MUI tentang haramnya penyebaran tiga pemikiran tersebut (fatwa haramnya sepilis). Sudah sepantasnya kita sebagai umat Islam mendukung sepenuhnya fatwa MUI tersebut. Tidak pantas ada organisasi/partai Islam yang justru membuat bingung umat Islam dengan mengadopsi istilah-istilah asing yang tidak Islami.

2. Dakwah pemikiran bukan kekerasan

Tujuan menerapkan syariah Islam harus dicapai dengan cara-cara yang dicontohkan Rasulullah saw. Dalam usahanya menegakkan sistem Islam, Rasulullah saw tidak pernah menempuh cara-cara kekerasan. Ini bukan karena beliau dan para sahabatnya takut, melainkan karena demikianlah perintah Allah. Oleh karena itu, jika ada organisasi yang mengajarkan atau mengajak pada cara-cara kekerasan seperti merampok, membunuh, atau mengebom, maka itu pasti bukan organisasi Islam. Bisa jadi itu adalah organisasi buatan orang-orang kafir yang dilabeli Islam, kemudian berusaha merekrut orang-orang Islam (yang hanya bermodal semangat tetapi berpikiran lugu). Tujuannya adalah untuk menciptakan ketakutan (syariahphobia) terhadap syariah Islam. Mereka ingin agar muslim yang memperjuangkan syariah Islam dianggap sebagai teroris yang wajib dilenyapkan.

 

C. Cara menyebarkan pemikiran

Dalam menyebarkan pemikiran, organisasi/partai dakwah Islam terikat dengan hukum-hukum syara’. Organisasi/partai tidak boleh menghalalkan segala cara untuk mencapai tujuannya. Jadi, antara ide yang disebarkan harus sesuai dengan cara yang ditempuh.

Cara-cara yang melanggar syariat Islam tidak boleh ditempuh, walaupun cara itu mungkin akan mendatangkan/merekrut banyak anggota, disukai masyarakat, ataupun mendatangkan banyak dana untuk biaya operasional organisasi. Apalagi jika hanya untuk mendapatkan kekuasaan, sangatlah tidak pantas jika ada organisasi/partai Islam yang justru menggelar acara yang tidak Islami, misalnya : acara yang di dalamnya terjadi ikhtilat (campur baur antara pria dan wanita), goyang dangdut yang menampilkan wanita muslimah di depan banyak penonton pria dan wanita, juga acara yang menampilkan artis wanita berpakaian seksi yang menyanyi dangdut dengan mendesah-desah diiringi goyangan erotis, dan cara-cara lain yang melanggar syariah Islam.

 

Nah, sekarang menjadi tugas Ujang dan teman-teman untuk meneliti lebih jauh pengajian yang telah diikuti teman-teman Ujang itu. Apakah telah sesuai dengan poin-poin yang kami jelaskan di atas?

Jika telah lolos seleksi dengan berbagai kriteria di atas, ya silakan ikuti pengajian yang diselenggarakan organisasi tersebut. Mahasiswa yang mengaji Islam tentu jauh lebih baik dibandingkan mahasiswa yang hanya pasif saja. Mahasiwa kalau hanya kuliah saja tanpa diiringi belajar dan berdakwah Islam, maka ia belumlah menjadi mahasiswa muslim yang ideal. Bukankah mengaji Islam dan mendakwahkan Islam adalah kewajiban semua muslim, termasuk mahasiswa muslim?

Akan tetapi, jika organisasi penyelenggara pengajian tersebut tidak sesuai poin-poin yang kami jelaskan di atas, maka jangan ragu-ragu untuk meninggalkannaya. Carilah forum-forum pengajian lain yang saat ini sudah banyak tersedia di sekitar kita. Apalagi di kampus-kampus kota besar seperti Jakarta. Pasti banyak forum pengajian Islami yang benar (tidak sesat) yang bertebaran di Kota Jakarta. Ujang dan teman-teman silakan memilihnya..

Pilihlah suatu forum pengajian yang ideologis, yang membahas Islam dari akarnya, sekaligus mampu menjelaskan kesalahan ideologi kapitalis-sekuler yang saat ini menguasai dunia. Serta mampu menjelaskan pula kesalahan “anak keturunan” dari ideologi sekuler tersebut yang biasa diusung dengan istilah-istilah mentereng seperti demokrasi, pluralisme, liberalisme, emansipasi, kesetaraan gender, dan lain sebagainya.

Selamat mengaji. Apabila masih ada yang belum jelas, silakan hubungi kami lagi kapan saja anda butuh bantuan. (Farid Ma’ruf; www.syariahpublications.com)

Tim Konsultan Syariah Publications, Mei 2007

22 Tanggapan to “APAKAH NII GERAKAN SESAT?”

  1. Sesat dan Menyesatkan
    Oleh Abd Moqsith Ghazali
    01/08/2005

    Pertanyaannya, siapa sih yang sebenarnya punya otoritas atau kewenangan untuk menyatakan bahwa sebuah pandangan disebut sesat dan menyesatkan. Apakah MUI, NU, Muhammadiyah, atau justru Allah SWT. Di sinilah saya hendak menegaskan sebuah pendirian bahwa yang memiliki otoritas untuk itu tidak lain adalah Allah sendiri. Allah lah yang akan memutuskan di akhirat kelak tentang ajaran-ajaran yang dianggap menyimpang atau tidak.

    Kosa kata “sesat” dan “menyesatkan” kian ramai disuarakan oleh sejumlah aparatur agama di negeri ini, terutama untuk mencap kelompok dalam umat yang berbeda pandangan dengan mainstream. Tidak kurang dari beberapa ulama di MUI Pusat menyatakan bahwa kelompok A, B, C, dan lain-lain bukan sekedar sesat, tapi bahkan menyesatkan. Tersebutlah ormas-ormas keagamaan seperti Ahmadiyah dan beberapa lagi yang diputuskan berdasarkan fatwa MUI sebagai lembaga yang menyebarkan aliran sesat dan menyesatkan. Dien Syamsuddin, ketua umum PP Muhammadiyah dan wakil ketua MUI Pusat, menganjurkan agar kelompok Ahmadiyah membuat agama baru saja jika masih ngotot dengan keyakinannya bahwa Mirza Ghulam Ahmad adalah seorang nabi. Beberapa kiai terus mendorong agar MUI dan PBNU segera mengambil sikap tegas terhadap Jaringan Islam Liberal (JIL) hanya karena institusi itu mengembangkan tafsir keagamaan yang kritis-liberal-progresif, menentang oligarki dan otoritarianisme penafsiran dalam agama.

    Pertanyaannya, siapa sih yang sebenarnya punya otoritas atau kewenangan untuk menyatakan bahwa sebuah pandangan disebut sesat dan menyesatkan. Apakah MUI, NU, Muhammadiyah, atau justru Allah SWT. Di sinilah saya hendak menegaskan sebuah pendirian bahwa yang memiliki otoritas untuk itu tidak lain adalah Allah sendiri. Allah lah yang akan memutuskan di akhirat kelak tentang ajaran-ajaran yang dianggap menyimpang atau tidak. Allah SWT berfirman di dalam Alquran, inna rabbaka huwa yafshilu baynahum yawmal qiyamah fi ma kanu fihi yakhtalifun (sesungguhnya Tuhanmu yang akan mengambil kata putus atas perselisihan yang berlangsung di antara mereka, kelak pada hari kiamat). Di tempat yang lain, Allah SWT berfirman, inna rabbaka huwa a’lamu biman dlalla ‘an sabilihi wa huwa a’lamu biman ihtadza (sesungguhnya Tuhanmu adalah yang paling tahu perihal seseorang yang tersesat dari jalanya dan yang mendapatkan petunjuk).

    Dengan ayat-ayat tadi, cukup jelas bahwa tidak ada seseorang atau lembaga manapun yang bisa mengambil kedudukan Tuhan sebagai hakim atas pelbagai jenis pandangan atau tafsir yang muncul di tengah umat Islam. Itu adalah hak prerogatif Allah yang tidak bisa dirampas oleh para fungsionaris agama yang tersebar di pelbagai lembaga atau ormas keagamaan manapun. Mungkin, Tuhan sengaja tidak menyerahkan peran kehakiman tersebut kepada manusia atau ulamanya karena terlampau rentan untuk disalahgunakan untuk tujuan-tujuan politis, ekonomis, dan lainnya. Sehingga, tugas untuk menjatuhkan hukum atas para penafsir agama yang menyimpang itu tetap berada dalam genggaman Allah, dan tidak pernah didelegasikan kepada para ulama.

    Tambahan pula, Islam adalah salah satu agama yang tidak mengenal hirarki, termasuk menyangkut perkara pemaknaan ajaran Islam. Nabi Muhammad SAW pernah bersabda la rahbaniyyata fi al-Islam (tidak ada [hirarki] kependetaan di dalam Islam). Salah satu pengertian dari hadits ini adalah bahwa tafsir yang dikeluarkan oleh kelompok minoritas tak bisa dibatalkan oleh tafsir mayoritas. Tafsir mayoritas tidak berada dalam posisi yang lebih tinggi ketimbang minoritas. Dalam dunia penafsiran, keduanya adalah setara. Kaidah fikih yang amat populer mengatakan al-ijtihad la yunqadhu bi al-ijtihad (ijtihad tidak bisa dibatalkan dengan ijtihad yang lain). Sebuah tafsir adalah sah selama tidak memerintahkan seseorang untuk melakukan tindak kekerasan. Akhirnya, janganlah gampang menjatuhkan vonis sesat-menyesatkan kepada orang lain, karena itu adalah hak Allah dan bukan hak manusia.

    • CHIE said

      saya setuju, terlalu byak kontroversi, yg pd akhirnya membingungkan bangsa sendiri, Allah SWT mengatakan hanya ada 1 golongan yg paling benar nantinya diantara dr banyak golongan , dan smua itu akan kt ketahui setelah d alam yg kedua, setelah mati, golongan2 ataupun kelompok2 yg mengatasnamakan islam yg bayak beredar skr otomatis akan merasa benar masing2nya,,,, padahal hanya Allah SWT yg tau mana yg banar, dan kebenaran bs d cari dalam AlQur’an dan Hadist. Hanya saja banyak cara dalam mencari pembenaran tersebut.

  2. merry said

    ya ampu, ga nyamngka banget tmen satu kelas saya di kampus juga anggota NII… dia keliatan polos banget tapi dibalik kepolosannya dia udah berhasile merekrut 3 orang yang jg satu kelas dgn saya. isunya dia sedang menargetkan seorang teman saya yang lain untuk ikut NII…

    tolong bagi semua pihak yang berwenang agar NII diusut tuntas…

  3. merry said

    ya ampun ga nyamngka banget tmen satu kelas saya di kampus juga anggota NII… dia keliatan polos banget tapi dibalik kepolosannya dia udah berhasile merekrut 3 orang yang jg satu kelas dgn saya. isunya dia sedang menargetkan seorang teman saya yang lain untuk ikut NII…

    tolong bagi semua pihak yang berwenang agar NII diusut tuntas…

  4. merry said

    teman satu kelas di kampus saya juga salah satu anggota NII. dia kelihatan polos banget. namun dibalik kepolosannya, dia udah berhasil merekrut 3 orang teman yang juga satu kelas dengan saya.kebanyakan mereka berubah menjadi lebih pemarah dan penyendiri… saya dengar mereka harus membayar 800 ribu rupiah untuk uang pendaftaran.

    tolong bagi pihak-pihak yang berwenang agar mengusut tuntas NII karena sangat meresahkan.

  5. mamoru said

    assalaamualaikum

    NII,,emang gak da matinya..
    heran ane,kok ya masih aja ada pengikutnya..
    udah jelas2 dilarang kok ya masih ngeyel..

    dul moqsith itu ngomong apa sih,kok ane malah mumet sendiri bacane..

  6. Viyo said

    Ternyata banyak juga yang menjadi korban NII, saya cuma mau sarankan bagi teman2 yang lain, jika berkenalan dengan orang baru atau bertemu kembali dengan teman lama haruslah hati2 dengan semua kebaikan yang mereka berikan. jika ternyata mereka mengajak tausiah (pengajian) dan ternyata pengajian tersebut menyimpang menurut kalian, janganlah ragu mengambil sikap untuk segera meninggalkan mereka, dan satu hal yang penting, apapun yang kalian lakukan di luar lingkungan keluarga ingatlah selalu kepada Allah serta orang tua kalian dan keluarga kalian, insya Allah kalian akan dilindungi oleh Allah SWT. Amin

  7. jhoni said

    sekarang mari instropeksi diri, apakah kita sudah benar2 orang yang lurus, biarkan manusia itu sendiri yang menentukan jalan hidupnya karena sebetulnya allah memberikan akal kepada manusia digunakan untuk berpikir, bukan untuk diperbudak oleh nafsunya sendiri, jadi setiap perbuatan manusia baik buruknya pastilah akan ada balasan dari Allah SWT.ada pepatah mengatakan semakin anda banyak bicara semakin ketahuan siapa diri anda yang sebenarnya.

  8. Hatake Kakashi said

    NKA Zaytun – NII Hitam

    NII Riasah Wilayah IX

    NKA ZAYTUN dapat merusak kesehatan, membuat gangguan jiwa, meninggalkan keluarga dan menguras harta benda,
    jika sakit berlanjut silakan BERTOBAT

    Assalamu’alaikum Wr. Wb.

    WASPADALAH!! dan Jaga Anggota Keluarga Kita dari Gerakan Sesat Keagamaan dalam ajakan untuk melakukan Pengajian /Pengkajian Islam tetapi memutarbalikkan isi Al-Quran dengan nama NII = NEGARA ISLAM INDONESIA atau NKA = NEGARA KARUNIA ALLAH atau yang lebih dikenal di masyarakat dengan nama N SEBELAS (N11) / NII Hitam / NKA ZAYTUN, Saat ini nama NII KW9 telah menjadi Riasah Wilayah-IX (Jakarta dan sekitarnya)

    MOHON diteruskan Email ini ke email-email yang lain karena email ini begitu penting untuk setidak-tidaknya mengurangi ruang gerak kegiatan sesat keagamaan NII Hitam ini didalam masyarakat.

    Mereka masih tumbuh subur dan beroperasi di Jabotabek, Bandung, dan seluruh wilayah di Indonesia!!

    Disinyalir penggalangan dana oleh NII Hitam terhadap anggota2nya yang dilakukan tanpa batas ditujukan untuk membangun pesantren yang megah Al-Zaytun yang berlokasi di Indramayu, namun penggalangan dana yang dilakukan melalui NII Hitam sungguh tercela (Mohon periksa buku yang terbit di masyarakat berjudul “Membongkar Gerakan Sesat NII Hitam di Balik Pesantren mewah Al-Zaytun”, buku2 ini dijual di toko2 buku terkemuka, terbitan Lembaga Penelitian & Pengkajian Islam (LPPI) atau bisa buka artikel [disini].

    Informasi yang akan saya sampaikan ini adalah informasi mengenai sebuah gejala pembodohan agama dan penghancuran aqidah Islam melalui ajakan untuk menghadiri sebuah pengajian/pengkajian Islam yang ternyata didalamnya memutarbalikkan ayat-ayat Al-Quran dan pembodohan umat yang dilakukan oleh organisasi dengan nama keagamaan namun beraliran sesat NKA/NII Hitam. Organisasi ini mengkafirkan kaum muslim diluar anggota mereka sehingga anggota2 yang sudah masuk ke dalam NII Hitam akan menjauhi keluarganya sendiri dan masyarakat. Buntut-buntut dari pengajian sesat NII Hitam ini adalah uang dan “penyetiran” terhadap anggota2nya, setiap anggotanya akan dikenakan kewajiban membayar uang yang besarnya sangat tidak wajar karena di dalam syiar agama sama sekali tidak boleh berbau materialistis dan politisasi.
    Alasan penarikan uang ini ada yang untuk pensucian diri bagi anggota baru terhadap dosa2 mereka sebelum masuk NII Hitam, dan ada juga untuk kewajiban terhadap Negara NII Hitam, sungguh di luar masuk akal. Sasaran mereka adalah anak2 ABG, mahasiswa, karyawan, kaum buruh, dan sebagainya, mereka yang labil dalam beragama, atau bahkan mereka yang agamanya kuat oleh karena itu ditantang untuk mendukung gerakan mereka kalau ingin dikatakan muslim sejati, atau mereka yang kecewa terhadap kondisi dan pemerintahan Indonesia saat ini, dan sebagainya.

    Maka HATI2 LAH DALAM MENERIMA AJAKAN UNTUK MELAKUKAN PENGAJIAN/PENGKAJIAN DARI SESEORANG YANG BARU ANDA KENAL ATAU BAHKAN DARI TEMAN ANDA SENDIRI, MOHON PERIKSA APAKAH BENTUK PENGAJIAN TERSEBUT, APAKAH SESAT ATAU TIDAK, JIKA MUNGKIN JANGAN DATANG SENDIRIAN, AJAKLAH ORANG YANG LEBIH DEWASA ATAU MUNGKIN ORANG YANG AKAN BISA MENYELAMATKAN ANDA JIKA SEWAKTU2 ANDA BERADA DALAM KESULITAN, KARENA JIKA ANDA SUDAH MEMASUKI TEMPAT PENGAJIAN NKA/NII Hitam TIDAK JARANG MEREKA MELAKUKAN PEMAKSAAN /ANCAMAN /MENAKUTI2 AGAR ANDA BERSEDIA UNTUK TERUS MENGIKUTI PENGAJIAN MEREKA. DALAM MELAKUKAN PENARIKAN ANGGOTA BARU, MEREKA BEROPERASI DENGAN CARA BERKENALAN, ATAU PUN MELALUI TEMAN KE TEMAN, ATAU BAHKAN YANG LEBIH MODERN MELALUI CHATTING DI INTERNET!!! OLEH KARENA ITU HATI2LAH DALAM BERKENALAN DAN MENERIMA AJAKAN MEREKA, JIKA MEREKA SUDAH MENYINGGUNG2 MASALAH AGAMA ATAU PENGAJIAN, MOHON DIPERIKSA ATAU DITANYAKAN LEBIH LANJUT MENGENAI PENGAJIAN TERSEBUT DAN JUGA JANGAN DATANG SENDIRIAN!!!

    NII Hitam adalah bentuk organisasi yang menamakan diri atas nama keagamaan namun bertujuan untuk mengeruk uang dari anggotanya tanpa memandang belas kasihan dan bersifat politisasi, mereka sangat takut pada polisi dan ABRI.

    Mereka meniru2 periodisasi Mekkah-Madinah-Jihad seperti yang dilakukan Rosul, dengan dalih bahwa pada saat di Mekkah masih berlaku hukum jahiliyah dan belum turun perintah Shalat, maka mereka menganggap sekarang pun mereka berada dalam periodisasi Mekkah karena NII Hitam masih berada dalam hukum RI (yang dianggap jahiliyah) sehingga mereka anggap mereka tidak wajib untukmelakukan Shalat ataupun anggotanya harus berjilbab,padahal Allah telah “menyempurnakan” Al-Quran bagikita yang hidup di dunia sekarang ini, mustahil jika kita harus kembali lagi ke awal dan melakukan setengah2 saja ajaran Al-Quran, sedangkan mereka menantang anggota baru mereka untuk menjalankan Islam secara kaffah (sempurna) namun mereka sendiri melalaikan kewajiban2 mereka.

    (Coba periksa ayat Al-Quran surat 2 Al-Baqarah ayat 44)

    “Mengapa kamu suruh orang lain (mengerjakan) kebaikan, sedang kamu melupakan diri (kewajiban)mu sendiri, padahal kamu membaca Al-Kitab (Taurat) Maka tidakkah kamu berpikir”

    Sama halnya dengan orang yang mengajak menjalankan Al-Quran dan Islam secara kaffah -mohon diperiksa, apakah yang mengajak juga telah menjalankannya (dari yang kecil/mudah hingga yang besar/sulit)? jika orang tsb justru melalaikannya janganlah jadikan orang tersebut tempat Anda bertanya mengenai Agama, karena sebenarnya orang itu sama sekali tidak berilmu dan tidak patut menjadi contoh.

    MARKAS MEREKA TERSEBAR DI JABOTABEK, DAN SELURUH INDONESIA, BIASANYA MEREKA MENGONTRAK RUMAH UNTUK DIJADIKAN MARKAS, DAN ANGGOTA2NYA TERPENCAR KOST DITEMPAT2 TERTENTU UNTUK BEBAS MEREKRUT ORANG2 BARU. MAKA HATI2LAH DALAM MEMBERIKAN TEMPAT KONTRAKAN UNTUK SESEORANG, DAN MOHON PERIKSA JIKA TERNYATA SERING SEKALI TEMPAT KOST ITU DIJADIKAN TEMPAT BERKUMPULANAK2 MUDA, KARENA SERINGKALI LINGKUNGAN TIDAKMENGETAHUI BAHWA RUMAH KONTRAKAN TERSEBUT DIJADIKANSARANG MEREKA

    Gerakan berkedok keagamaan ini telah lama ada di dalam masyakat, inti dari gerakan mereka dalah perusakan aqidah dan penggalangan dana dengan cara memanfaatkan Al-Quran sesuai dengan tujuan mereka dan demi keuntungan mereka namun menelantarkan umatnya. Sebuah gerakan keagamaan yang murni seharusnya jauh dari unsur2 materialistis dan politisasi. “Nashrul haq binhaq, bukan nashrul haq bin bathil” niat dan cita-citayang luhur dan mulia untuk memperjuangkan Islam akanmenjadi bernilai di sisi Allah jika dilakukan dengan ikhlas dan dengan cara yang benar. Gerakan NII Hitam gencar melakukan perekrutan di masyarakat untuk menjadi anggota mereka, melalui perkenalan di tempat-tempat umum (Mall, kampus, masjid) dan juga melalui perekenalan di internet/YM (chatting)/email, setelah beberapa hari jika perkenalan berlanjut antara perekrut NII Hitam dan orang yang menjadi sasarannya tersebut lambat laun akan dilanjutkan dengan dialog ke arah keagamaan ataupun ajakan untuk menghadiri pengajian/pengkajian islam di tempat tertentu namun si perekrut NII Hitam tidak bersedia menyebutkan bentuk pengajian seperti apa, ciri-ciri si perekrut tersebut tidak ada sesuatu yangistimewa artinya dia bisa saja salah satu dari teman dekat kita atau seseorang yang baru kita kenal dan sama sekali tidak kita duga, dari kalangan pelajar, karyawan, buruh dsb. Hati2lah meskipun kita sebagai muslim memiliki minat yang tinggi untuk mempelajari agama dan berjuang demi agama kita untuk masyarakat dan ingin bergabung ke dalam bentuk pengajian hendaknya diperiksa terlebih dahulu apa sebenarnya pengajian tersebut serta tujuannya dan apa yang akan dibicarakan. Dan tanyakan siapakah pemimpinnya? Apakah pemimpin tersebut akan mau berkorban demi umatnya ataukah hanya akan menipu umat? Kita harus mencari figur2 seperti Rosul atau sahabat2nya yang benar2 memberikan contoh bagi umatnya. Jangan terjebak dengan kata2 “jika kita mendengar sebuah nasihat janganlah melihat figur yang menyampaikan tapi perhatikan apakah nasihat itu baik” memang benar hal itu, tapi hal itu artinya kita akan menyerap hal2 yang baik dan menolak yang jelek, tapi kita harus berani untuk mengemukakan hal-hal yang janggal terhadap si penyampai tersebut, karena ahlak si penyampai belumlah terbukti. Pemimpin gerakan NII Hitam sengaja tidak diberitahukan dengan alasan gerakan mereka masih “di bawah tanah”, karena kita sama sekali tidak tahu siapa pemimpin NII Hitam ini, siapa yang benar2 menjamin bahwa pemimpin NII Hitam ini benar2 berkualitas untuk memimpin umat dan akan membawa umatnya kepada kebenaran atau hanya akan melakukan pembodohan dan mengambil keuntungan dari umatnya saja? Sedangkan pemimpin2 baik pemimpin manusia maupun pemimpin agama yang kita ketahuipun masih banyak yang hanya mementingkan dirinya sendiri.

    Penulis Email ini sendiri sudah 2 kali berhadapan dengan NII Hitam, yang pertama markas mereka di sebuah rumah kontrakan di daerah depok, sedangkan yang menarik saya mengaku seorang mahasiswi IPB semester akhir, dan yang kedua di sebuah rumah kontrakan di daerah ciledug, dan yang menarik saya adalah seorang karyawati di daerah tangerang. Namun Alhamdullilah hati saya tidak tergoda untuk masuk ke NII Hitam meskipun diimingi macam2 dan di doktrin macam2, karena saya selalu bisa menemukan kejanggalan2 di dalam NII Hitam tersebut. Karena meskipun anggota NII Hitam memakai “hanya” sebagian ayat-ayat Al Quran untuk mempengaruhi saya namun iman mereka tidak murni kepada Allah sehingga penafsiranterhadap Al Quran mereka buat-buat atau sengaja disalahkan, sedangkan saya tahu penafsiran yang mereka lakukan adalah salah, sedangkan pada saat saya tunjukkan ayat-ayat yang lain dari Al Quran mereka “menolaknya”, sesungguhnya mereka hanya menggunakan sebagian ayat-ayat Al Quran demi hanya untuk kepentingan mereka. Sebuah dosa yang sangat besar.

    SOLUSI UTAMA BAGI KAUM MUSLIM UNTUK MEMERANGI GERAKAN PEMBODOHAN AGAMA ATAU ALIRAN SESAT INI ADALAH DENGAN MEMPERBANYAK PENGETAHUAN KITA MENGENAI AGAMA DAN MEMBACA SERTA MEMAHAMI (DARI TARJAMAHAN) AL QURAN SEHINGGA DENGAN CEPAT KITA MENYADARI JIKA SESEORANG SEDANG MELAKUKAN PEMBODOHAN TERHADAP KITA DENGAN DALIH AGAMA.

    Sekali lagi dengan meneruskan email-email ini ke email2 yang lain maka kita membantu untuk menghindari semakin banyaknya korban2 yang jatuh ke aliran sesat NII Hitam ini.

    Wassalam,

    Somebody who cares off right way on Allah road

  9. Kyubi said

    Kajian Akbar Masjid Ukhuwah Islamiyah
    Tema: ALIRAN SESAT, Membedah Jejaring dan Motif di Indonesia;
    pembicara: Al-Chaedar (Mantan Pejabat NII KW9), Mahendradata (Tim Pembela Muslim), Amin Djamaluddin (lppi/ mui), Luthfi Zuhdi (Dosen UI/ pakar timur tengah);
    Waktu: Jumat, 16 November 2007 13.00-15.00;
    Tempat: Masjid Ukhuwah Islamiyah, Kampus ui Depok;
    Penyelenggara: Forum Remaja Masjid UI

  10. Zulfi said

    Sesat menyesatkan memang hak Allah, tapi ‘Ulama pun juga punya otoritas untuk mengadakan tindakan preventif. Ulama kan pewaris para nabi (hadits), jadi mereka pun berhak melakukan tindakan untuk menyelamatkan aqidah umat dari hal-hal yang menyesatkan…

    Allahu Akbar !!

  11. selamat berjuang

  12. semoga sukses

  13. Alzaytun sesat

  14. Axel said

    Ada yg jauh lebih sesat lg dan sangat berbahaya bg anak2 kita yaitu JIL

  15. NII ALZAYTUN ADALAH PROYEK KEMISKINAN BERJAMAAH..
    MARILAH KITA BERSATU…
    SELAMAT BERJUANG

  16. NII alzaytun sesat

  17. conge_ABRI said

    NII itu sesat menyesatkan..!!
    sama sprti AHMADIYAH..!!

    100% SESAT..!!
    dan smpai skrg ni pmerintah blom brni mngeluarkan SK (srat kptusan) utk m’bubarkan ajaran/orgnsasi tsb..!!

    sharusnya persiden qt hrs lbh peduli pd hal smacam ni..
    masa agama’a sndri(islam) diacak2 diem bgtu ja..
    g ush takut dengan jabatan apapun coz ALLAH prnah bjnji”org yg mmbela agamaku(islam)dgn ikhlas dan ktegasan mka ALLAH akn mnetapkn kddukan’a itu”
    BUBARKAN DAN HANCURKAN ALIRAN DAN ORGANISASI YANG MELECEHKAN AGAMA ISLAM DAN JGN SMPAI KITA DIAM BGTU SJA….!!!!!

    PEMERINTAH YANG BUBARKAN ATAU KAMI (UMAT ISLAM) YG TRUN TANGN SENDRI PABILA PMRINTAH TDK MMPU MMBUBARKN’A………………….!!!!!!!!!!!!!!!!

  18. Samsudin said

    pusing!!!!
    Tolong lah kepada yang merasa ilmu agamanya dalam ceritakan,
    dimana letak kesesatan NII yang menyesatkan?Jawab dengan landasan Al-Qur’an /Hadits.
    menurut teman saya, pengajian NII semua yang diajarkan landasannya Al-Qur’an semua?
    Kalau dilihat dari visi dan misi NII, memang sama dengan yang diajarkan Rasulullah dan ada semua dalam Al-Qur’an…
    Jadi tolong sekali lagi kepada para ahli-ahli kitab, dimana letak kesalahan NII dan mana ayat Allah yang menyatakan aktivitas NII itu salah…
    Kalau hanya seputar masalah harta dalam Al-Qur’an juga disebutkan ‘Allah akan melihat kita saat diuji dengan harta kita’.
    Apa sesat orang yang menyarankan untuk mengeluarkan sebagian harta yang dimiliki???

  19. newbie said

    NII,LDII, ahmadiyah, syiah.. YG GW TAU SESAT MENYESATKAN
    WASPADALAH WASPADALAH WASPADALAH!!!!!!!!!

  20. Dedi said

    Aku mw tanya,
    NII itu sesat di lihat dri apa yaa..??hmm..
    lw dri nilai2 pancasila,sila keberapa..???plisss jwabbb

  21. Ian said

    NII benar-benar sesat, brooo… Gw sampe ketawa denger NII bilang kalo orang Islam yg gak masuk NII org kafir xD

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: