Din Syamsudin Ingin Khilafah
Ditulis oleh Farid Ma'ruf di/pada Mei 22, 2009
SyariahPublications.Com — Din Syamsudin, Ketua Umum PP Muhammadiyah menyatakan : “Kalau saja, umat Islam bersatu dengan satu khilafah (kepemimpinan), maka Islam akan kembali jaya. Orang barat pun akan takut untuk mengusik umat Islam,” ujarnya. Berita ini dimuat di Republika Online edisi Rabu, 20 Mei 2009. Berikut ini berita selengkapnya :
Din Syamsudin Kritik Parpol Islam
JAKARTA — Ketua Umum PP Muhammadiyah Din Syamsudin mengkritik langkah parpol Islam berkoalisi dengan partai-partai nasionalis, padahal mereka bisa membentuk koalisi sendiri.
“Kalau parpol Islam bersatu, bisa saja memenangkan Pemilu nanti,” katanya pada satu seminar di Jakarta, Rabu.
Din mengaku sudah mengajak parpol-parpol Islam di Indonesia bersatu dalam menggalang kekuatan di pemerintahan atau Pemilu Capres dan Cawapres 2009 mendatang, namun upayanya tidak menuai hasil.
Din lalu berharap di masa mendatang parpol-parpol Islam yang ada di Indonesia cukup diwakili satu parpol saja.
Tak hanya soal parpol Islam di Indonesia, Din juga mengkritik kesatuan umat Islam seluruh dunia yang disebutnya tidak siap dengan konsep kebangkitan peradaban Islam sehingga tidak berhasil mencapai kejayaannya kembali.
Din melanjutkan, pemeluk Islam memang terus meningkat hingga sekarang mencapai 1,4 miliar orang, tetapi karena tidak siap menghadapi kemajuan peradaban maka umat Islam tidak berhasil memanfaatkan momentum ini.
“Sudah cukup banyak orang Amerika, Eropa dan lainnya memeluk agama Islam. Namun, sayangnya penambahan umat Islam ini tidak dibarengi kesiapan konsep dalam memajukan peradaban Islam,” katanya.
Selain itu, tidak bersatunya umat Islam, antara negara-negara Islam yang ada di dunia juga bisa menjadi penyebab menurunnya kejayaan Islam.
“Kalau saja, umat Islam bersatu dengan satu khilafah (kepemimpinan), maka Islam akan kembali jaya. Orang barat pun akan takut untuk mengusik umat Islam,” ujarnya. - ant/ahi
Sumber : http://www.republika.co.id/berita/51571/Din_Syamsudin_Kritik_Parpol_Islam


tiojanet berkata
PKS dari dulu hanya ingin jadi bagian pengendali pemerintaha, itu menurut saya pakta di lapangan sangat jelas partai ini dibentuk karena kebutuhan umat tapi tidak mewakili Islam dalam sistem yang adil dan benar menurut Al qur`an dan As sunnah.
mengedepankan logika yang bermoral hanya bagian kecil dari perjuangan sesaat.
Islam dengan sangat jelas mengajarkan bahwa yang haq /benar itu hanya hukum Alloh SWT dan manusia beiman yang melaksanakan humnya bukan membuat hukum yang berdasarkan otak dan logika.
kalaulah ada makhluk yang mampu membuat undang undang yang sempurna jelaslah bukan makhluk namanya.
aturan yang Alloh SWT buat juga mencakup keseluruhan alam, bukan mengatur manusia saja. dan tolong jika manusia mampu tolong atur peredaran planet, bulan, matahari. karena ISLAM BUKAN BUATAN MANUSIA. dan barang siapa yang mengatur urusan bukan dengan aturan Alloh itu berarti Dholim, fasik, kapir. terhadap undang undang yang Alloh SWT turunkan.
Wassalam
tiojanet berkata
dan gua kebagian sialnya gara syari`at tidak pernah dijalankan dalam pemerintahan